Vale bekali petani di Morowali keterampilan pertanian ramah lingkungan
PT Vale Indonesia Tbk membekali puluhan petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dengan keterampilan pertanian sehat ramah lingkungan untuk ...
(Antara) 24/10/26 16:09 1058460
Pelatihan ekologi tanah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, dalam hal ini petani, sehingga mereka mampu menerapkan praktik pertanian yang sehat dan berkelanjutan
Morowali, Sulteng (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk membekali puluhan petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dengan keterampilan pertanian sehat ramah lingkungan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.
“Pelatihan ekologi tanah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, dalam hal ini petani, sehingga mereka mampu menerapkan praktik pertanian yang sehat dan berkelanjutan,” kata Head of External Regional & Growth Vale Indonesia Endra Kusuma di Morowali, Sabtu.
PT Vale melaksanakan pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan pertanian sehat dan ramah lingkungan berkelanjutan yang diikuti puluhan petani organik dari sejumlah desa di wilayah pemberdayaan perusahaan tersebut.
Ia menjelaskan pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang peningkatan pendapatan riil yang dijalankan melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Program tersebut, kata dia, bertujuan memperkuat kapasitas petani melalui pemahaman tentang kesehatan tanah, pengelolaan ekosistem pertanian, serta penerapan budidaya organik yang berkelanjutan.
Selama lima hari, para peserta mendapatkan materi mengenai ekologi tanah, sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL), teknik pengomposan, hingga praktik budidaya organik.
Mereka juga mengikuti berbagai praktik lapangan, seperti pengujian tekstur tanah, daya kapiler, dan aerasi, pengenalan biota tanah, serta pembuatan kompos dan MOL.
Endra mengatakan perusahaan terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat melalui bidang-bidang penting, seperti pertanian, ekonomi, pendidikan, serta kesehatan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkuat kapasitas petani agar semakin mandiri dalam mengelola lahan secara produktif dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong keberlanjutan sektor pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan sekaligus membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada petani lainnya di desa masing-masing sehingga praktik pertanian organik yang sehat dan berkelanjutan dapat semakin berkembang di wilayah Morowali.
Salah seorang peserta, Hafirudin, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut.
Ia yang telah menerapkan metode pertanian organik selama kurang lebih dua tahun menilai pelatihan itu membantu melengkapi pemahamannya dalam mengelola lahan.
“Saya sudah kurang lebih dua tahun menerapkan metode organik dalam pertanian, tetapi belum sempurna. Alhamdulillah melalui pelatihan ini saya dan teman-teman mendapatkan tambahan ilmu. Pemahaman yang sebelumnya kurang tepat menjadi lebih jelas setelah mengikuti pelatihan ini,” katanya.
Menurut dia, materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan mengenai pertanian organik, tetapi juga membantu petani memahami kondisi lahan dan menentukan langkah pengelolaan yang lebih tepat.
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#pt-vale #petani-organik #pertanian-ramah-lingkungan #morowali #sulawesi-tengah