Kemenekraf terapkan teknologi AI percepat rekonstruksi kota Padang

Kemenekraf terapkan teknologi AI percepat rekonstruksi kota Padang

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kreativitas Teknologi memacu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi ...

(Antara) 12/10/26 10:46 110009

Kami menyambut baik pemetaan ini

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kreativitas Teknologi memacu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Padang melalui pemanfaatan inovasi teknologi berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) untuk memetakan infrastruktur vital dan pusat aktivitas ekonomi terdampak guna menghasilkan data presisi bagi prioritas penanganan daerah.

Direktur Kreativitas Teknologi Kementerian Ekraf, Dandy Yudha Feryawan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan realisasi dari komitmen pemulihan berbasis kebutuhan riil di lapangan yang diberikan tidak berhenti pada teknologi, tetapi berangkat dari persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah.

"Melalui pemetaan ini, kami berharap dapat memberikan gambaran dan data yang lebih jelas mengenai kondisi dan kebutuhan rehabilitasi serta rekonstruksi di setiap lokasi sehingga dapat membantu pemerintah daerah untuk menentukan titik-titik yang memerlukan perhatian hingga penanganan lebih lanjut,” ujar Dandy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Kemenekraf menggandeng Niriksagara, startup pemenang Ekraftech Innovation Challenge 2025 yang bergerak di bidang pemetaan infrastruktur berbasis AI dan geospatial intelligence untuk menerapkan keandalan teknologi anak bangsa dalam penanganan tanggap darurat dan rekonstruksi di lapangan.

Co-Founder Niriksagara, Fransiscus Leonardo Siahaan, menyampaikan bahwa pengujian teknologi pemetaan di Kota Padang mencakup pengumpulan data dokumentasi berupa foto, video, dan citra udara drone di setiap titik yang akan diolah menggunakan AI, computer vision, dan geospatial intelligence sebagai gambaran bagi pemerintah daerah untuk penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah setempat.

“Sehingga dapat menjadi gambaran yang jelas bagi Pemerintah Kota Padang dalam melihat kondisi dan kebutuhan penanganan. Kami juga terbuka untuk berkoordinasi dengan dinas terkait apabila diperlukan data tambahan,” jelas Fransiscus.

Lokasi yang akan ditinjau mulai dari Jembatan dan Saluran Irigasi Gunung Nago, Jembatan Kalawi, Bendungan Lubuk Minturun, kawasan pertanian Batu Busuk, hingga kompleks Balai Kota dan Gedung DPRD Padang.

Pendekatan ini sekaligus menjadi Proof of Concept (PoC) untuk melihat penerapan teknologi tersebut dalam konteks penanganan pascabencana secara langsung. Hasilnya tidak diarahkan untuk menggantikan proses perencanaan maupun kewenangan pemerintah daerah, tetapi diharapkan dapat memberikan tambahan informasi dan perspektif yang bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan langkah penanganan pascabencana Sumatera.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Tommy TRD, mengapresiasi langkah lintas sektor ini. Kolaborasi ini melibatkan Diskominfo dan Bappeda Kota Padang sebagai koordinator ekosistem, serta pendampingan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian untuk kluster infrastruktur dan lahan produktif.

“Kami menyambut baik pemetaan ini. Perangkat daerah turun langsung sesuai kewenangan masing-masing agar data sebenarnya mampu menggambarkan kondisi di lapangan dan informasinya akan membantu kami melihat prioritas penanganan di titik-titik terdampak," ungkap Tommy.

Pada rapat koordinasi yang berlangsung 7 Oktober 2026, Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Padang, Raf Indria meminta supaya hasil temuan Kementerian Ekraf dan Niriksagara dapat ditindaklanjuti masing-masing dinas terkait.

Hasil pemetaan di Kota Padang selanjutnya akan menjadi bahan analisis dan pembahasan bersama Pemerintah Kota Padang serta pemangku kepentingan terkait. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas rehabilitasi serta rekonstruksi, sekaligus memberikan pembelajaran mengenai bagaimana inovasi teknologi karya startup nasional dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan pascabencana secara lebih responsif, berbasis data, dan sesuai dengan karakteristik daerah.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

#teknologi-ai #rehabilitasi-sumatera #inovasi-teknologi #sumatra-bangkit

https://www.antaranews.com/berita/5781482/kemenekraf-terapkan-teknologi-ai-percepat-rekonstruksi-kota-padang