Indonesia-ASEAN perkuat koperasi pertanian wujudkan swasembada pangan

Indonesia-ASEAN perkuat koperasi pertanian wujudkan swasembada pangan

Indonesia bersama ASEAN memperkuat kerja sama pengembangan koperasi pertanian guna mewujudkan swasembada pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan dampak ...

(Antara) 12/10/26 14:39 113294

Perubahan iklim di dunia dan ASEAN semakin tidak menentu, hari ini kita merasakan sangat panas sekali efek dari El Nino dan tentu akan sangat berpengaruh pada ketersediaan pangan kita

Yogyakarta (ANTARA) - Indonesia bersama ASEAN memperkuat kerja sama pengembangan koperasi pertanian guna mewujudkan swasembada pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan dampak fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan di kawasan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Sidang ke-32 ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperatives (ACEDAC) dan Sidang ke-27 ASEAN Sectoral Working Group on Agricultural Cooperatives (ASWGAC) di Yogyakarta, Senin.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah saat membuka forum tersebut di Yogyakarta, Senin, mengatakan, pertemuan yang dihadiri delegasi negara-negara ASEAN ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi koperasi pertanian guna menghadapi tantangan bersama.

"Terutama ancaman perubahan iklim yang semakin tidak menentu terhadap sektor pangan," katanya.

Dia mengatakan, Indonesia yang menjadi tuan rumah forum ini berkomitmen memastikan seluruh upaya penguatan koperasi di sektor pangan dalam mendukung swasembada pangan dapat diwujudkan melalui aksi-aksi nyata di lapangan.

"Perubahan iklim di dunia dan ASEAN semakin tidak menentu, hari ini kita merasakan sangat panas sekali efek dari El Nino dan tentu akan sangat berpengaruh pada ketersediaan pangan kita," kata Farida.

Wamenkop mengatakan, komitmen swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah Indonesia perlu didukung oleh penguatan kelembagaan koperasi sebagai penggerak sektor riil, terutama pertanian.

Karena itu, para pelaku koperasi di kawasan ASEAN berkumpul untuk merumuskan langkah konkret agar koperasi dapat menjadi sektor terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di masing-masing negara.

"Kami sesama penggerak koperasi di ASEAN berkumpul berfokus untuk bagaimana bisa swasembada pangan agar koperasi-koperasi yang ada di ASEAN menjadi leading sector, menjadi garda terdepan swasembada pangan di masing-masing negara," katanya.

Wamenkop mengatakan, koperasi dinilai memiliki peran strategis dalam menghubungkan petani dengan pembiayaan, teknologi, sarana produksi, pengolahan, distribusi, hingga akses pasar.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki sejumlah koperasi pertanian yang dinilai berhasil dan dapat menjadi contoh pengembangan di tingkat regional.

Koperasi itu antara lain Koperasi Al-Ittifaq di Bandung, koperasi Sukamakmur, serta sejumlah koperasi pengolahan susu di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang aktif di sektor peternakan dan pengolahan hasil pertanian.

Pengalaman koperasi-koperasi tersebut akan dibagikan kepada delegasi ASEAN sebagai bagian dari pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan koperasi sektor pangan dan pertanian.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penguatan koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi pedesaan dan ketahanan pangan kawasan.

"Kami berharap hal itu seiring dengan penguatan koperasi sebagai kelembagaannya sehingga koperasi bisa sangat berperan untuk mencapai swasembada pangan," katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#wamenkop #penguatan-koperasi-pertanian #wujudkan-swasembada-pangan

https://www.antaranews.com/berita/5781796/indonesia-asean-perkuat-koperasi-pertanian-wujudkan-swasembada-pangan