72 UMKM asal Jateng ramaikan Inacraft di JICC

72 UMKM asal Jateng ramaikan Inacraft di JICC

Sebanyak 72 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Jawa Tengah meramaikan ajang Inacraft Oktober Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center ...

(Antara) 07/10/26 19:31 11384

Semarang (ANTARA) - Sebanyak 72 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Jawa Tengah meramaikan ajang Inacraft Oktober Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 7-11 Oktober 2026.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Semarang, Rabu, mengungkapkan ajang Inacraft tersebut untuk mendorong UMKM di wilayah tersebut hendaknya tidak berhenti pada pasar nasional, tetapi mampu menembus pasar internasional.

Menurut dia, Inacraft menjadi momentum penting untuk melihat potensi produk UMKM Jateng, sekaligus untuk memetakan produk yang memiliki peluang pasar di berbagai negara.

"Dengan Inacraft saya melihat potensinya besar. Tadi kita coba arahkan mana yang harus dikirim untuk pameran ke luar negeri, ada yang ke Eropa, Afrika, dan mana yang bisa dikirim ke Arab," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Ia menilai proses kurasi menjadi hal penting agar produk-produk UMKM yang telah memiliki kualitas baik dapat diarahkan sesuai karakter pasar internasional.

Diharapkannya, keikutsertaan UMKM Jateng dalam pameran berskala nasional dan internasional tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi menjadi pintu masuk menuju perluasan jaringan pasar dan peningkatan daya saing produk.

Dalam ajang itu, Jateng membuka 14 stan yang mewadahi 72 UMKM, terdiri atas 50 UMKM bergerak di bidang fesyen, 10 UMKM bidang kerajinan tangan, sementara sisanya menampilkan produk lainnya, termasuk sapu dan produk kerajinan lain.

Sejumlah kabupaten/kota yang turut serta dalam pameran, antara lain Kabupaten Kendal, Purbalingga, Klaten, Jepara, Sukoharjo, Kebumen, Kota Semarang, Tegal, Pekalongan, dan Salatiga.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan banyak inovasi menarik pada produk yang dipamerkan, salah satunya berupa pengembangan produk turunan batik dan wastra.

"Inovasi-inovasinya bagus-bagus. Produk-produk turunannya juga sangat bagus, mulai dari \'ready to wear\' (siap pakai) sampai pengelolaan limbah, seperti kain perca yang dibuat menjadi berbagai aksesori," katanya.

Menurut dia, inovasi dan segmentasi pasar menjadi kunci agar produk UMKM Jateng dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengunjungi Paviliun Jateng selama penyelenggaraan Inacraft di JICC.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Linda Widiastuti Ariningrum menambahkan bahwa produk yang ditampilkan dalam ajang tersebut telah melalui sejumlah kriteria.

Di antaranya, merupakan produk unggulan daerah, memiliki kualitas dan kontinuitas produksi yang terjaga, serta telah memiliki orientasi pasar nasional dan global.

"Produk yang kita tampilkan merupakan produk unggulan Jawa Tengah atau masing-masing daerah dengan kualitas dan kontinuitas terjaga. Mengapa? Karena memang orientasinya sudah global market," katanya.

Selain kualitas, pihaknya juga menekankan aspek inovasi, kreativitas, kebaruan, serta keberlanjutan.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#umkm #usaha-mikro-kecil-dan-menengah #pelaku-umkm #usaha-kecil-dan-menengah #ukm #inacraft

https://www.antaranews.com/berita/5775666/72-umkm-asal-jateng-ramaikan-inacraft-di-jicc