Kadin Jatim dorong industri serap lulusan sarjana lewat pemagangan
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendorong pelaku industri memperluas kesempatan pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi sebagai upaya ...
(Antara) 12/10/26 18:23 116548
Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendorong pelaku industri memperluas kesempatan pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi sebagai upaya meningkatkan kesiapan kerja sekaligus membantu mengatasi tingginya pengangguran sarjana di provinsi tersebut.
“Ini jadi PR (pekerjaan rumah) kita semua. Pengangguran terbesar sekarang lulusan S1 di Jawa Timur. Angkanya cukup tinggi,” kata Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto di Surabaya, Senin.
Adik mengatakan keterlibatan dunia usaha diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri sehingga perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan berijazah, tetapi juga tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan pengalaman sesuai tuntutan perusahaan.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Organisasi Jatim, tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan sarjana mencapai 6,04 persen pada Februari 2026, meningkat dibandingkan Februari 2025 sebesar 5,60 persen dan Februari 2024 sebesar 4,07 persen.
Untuk merespons kondisi tersebut, Kadin Jatim mengajak Kadin kabupaten/kota, terutama di kawasan industri Surabaya, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto, untuk menyosialisasikan program pemagangan nasional kepada perusahaan agar semakin banyak pelaku usaha terlibat menyiapkan calon tenaga kerja.
Menurut dia, pemagangan perlu berlangsung secara terstruktur selama enam bulan dengan pendampingan mentor agar peserta memahami proses kerja, mengembangkan keterampilan, dan memiliki kesempatan direkrut setelah menyelesaikan program.
Kadin Jatim berharap keterlibatan industri dalam pemagangan nasional dapat memperkuat regenerasi tenaga kerja, mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kompetensi lulusan baru, serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja yang lebih luas di Jawa Timur.
“Kami berharap setelah magang, teman-teman industri bisa mempekerjakan mereka,” ujarnya.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Sidoarjo Kementerian Ketenagakerjaan Muhammad Aiza Akbar mengatakan program tersebut terbuka bagi lulusan diploma dan sarjana yang lulus maksimal satu tahun terakhir, dengan target nasional sebanyak 150.000 peserta pada 2026 atau meningkat dari 100.000 peserta pada tahun sebelumnya.
Selama mengikuti program, peserta memperoleh uang saku setara upah minimum kabupaten/kota setempat yang dibayarkan melalui APBN serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sementara perusahaan mitra wajib menyediakan pendampingan agar pengalaman magang sesuai kebutuhan dunia kerja.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
#pemagangan #kadin-jatim #penyerapan-tenaga-kerja #pengangguran