Menhut tekankan kewaspadaan dan koordinasi dalam penanganan karhutla
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan dan menjalin koordinasi erat antarinstansi terkait dalam penanganan ...
(Antara) 12/10/26 18:29 116550
Oleh karena itu, masih ada sekitar satu bulan lagi ya, di mana saya berharap di bawah pimpinan gubernur, Polda, Pangdam, dengan Manggala Agni, dengan relawan, semuanya untuk tetap waspada
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan dan menjalin koordinasi erat antarinstansi terkait dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Karena seperti yang disampaikan oleh BMKG, hujan alami itu baru akan hadir di Kalimantan Selatan ini pada pertengahan November atau dasarian kedua November,”ujar Menhut Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Senin,
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa hujan alami di sejumlah wilayah, seperi di Kalimantan Selatan, akan baru turun pada pertengahan November.
Menurut Menhut, hal ini perlu menjadi perhatian mengingat potensi karhutla di wilayah tersebut masih ada.
Kondisi tersebut, katanya, membuat seluruh pihak masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk terus menjaga kewaspadaan dan memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal.
Ia meminta jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, Manggala Agni, hingga para relawan terus memperkuat koordinasi di lapangan.
“Oleh karena itu, masih ada sekitar satu bulan lagi ya, di mana saya berharap di bawah pimpinan gubernur, Polda, Pangdam, dengan Manggala Agni, dengan relawan, semuanya untuk tetap waspada,” katanya.
Menhut Raja Antoni menegaskan kewaspadaan penting dijaga mengingat sebagian wilayah Kalsel merupakan kawasan gambut. Ia mengingatkan kebakaran dapat kembali membesar apabila seluruh pihak lengah.
“Karena apabila kita lengah, di basisnya gambut, maka kebakaran ini satu waktu akan bisa meledak kembali,” tegasnya.
Menhut pun optimistis koordinasi seluruh unsur dapat menjaga kondisi hingga hujan alami tiba.
“Insyaallah saya percaya ya dengan koordinasi yang sangat baik,” ujar Menhut.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026