Kementerian PU kerahkan pompa dan ekskavator tangani banjir Padang

Kementerian PU kerahkan pompa dan ekskavator tangani banjir Padang

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan pompa banjir dan ekskavator untuk menangani genangan akibat meluapnya Sungai Batang Air Dingin di Kota Padang, ...

(Antara) 12/10/26 19:24 117315

Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadi

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan pompa banjir dan ekskavator untuk menangani genangan akibat meluapnya Sungai Batang Air Dingin di Kota Padang, Sumatera Barat, sekaligus menyiapkan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir secara permanen.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penanganan darurat diprioritaskan untuk melindungi keselamatan masyarakat dan meminimalkan dampak banjir terhadap permukiman, sementara langkah jangka panjang disiapkan guna mengurangi risiko kejadian serupa.

"Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi," kata Dody dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Banjir yang terjadi pada Sabtu (10/10) tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang meningkatkan debit Sungai Batang Air Dingin hingga menyebabkan tanggul jebol dan air meluap ke kawasan permukiman.

Berdasarkan laporan sementara Kementerian PU, sekitar 200 rumah terdampak banjir di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, serta Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara.

Kementerian PU menyatakan, tidak terdapat laporan korban jiwa berdasarkan pendataan sementara, sedangkan genangan masih ditemukan di sejumlah titik saat penanganan berlangsung.

Data pos curah hujan Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Dingin menunjukkan akumulasi hujan mencapai 112 milimeter dalam enam jam.

Hujan berintensitas tinggi juga dilaporkan berlangsung sekitar pukul 12.00 hingga 14.30 WIB, yang menyebabkan peningkatan debit aliran sungai dan kerusakan tanggul.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang mengerahkan satu unit pompa banjir bergerak atau mobile flood pump ke Kelurahan Ulak Karang Utara.

Selain itu, BWS Sumatera V Padang memobilisasi dan mengoperasikan satu unit ekskavator jenis crawler di kawasan Lubuk Minturun untuk mendukung penanganan darurat banjir.

Pengerahan peralatan tersebut disertai pemantauan kondisi sungai dan genangan, pendataan kerusakan, serta inventarisasi penyebab dan dampak bencana.

BWS Sumatera V Padang juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan dilakukan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Di samping langkah tanggap darurat, Kementerian PU telah memasukkan penanganan permanen Sungai Batang Air Dingin ke dalam rencana induk penanganan tahun 2026.

Penanganan jangka panjang itu mencakup pembangunan check dam atau bangunan pengendali sedimen, pembangunan tanggul, serta normalisasi sungai.

Pembangunan bangunan pengendali sedimen disiapkan untuk membantu mengendalikan material yang terbawa aliran sungai, sedangkan pembangunan tanggul dan normalisasi sungai ditujukan untuk memperkuat perlindungan permukiman serta kapasitas pengendalian aliran air.

Kementerian PU berharap kombinasi penanganan darurat dan pembangunan infrastruktur permanen dapat mengurangi risiko banjir berulang, terutama ketika curah hujan meningkat.

Kementerian menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan banjir dapat berjalan sesuai kebutuhan.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#kementerian-pu #dody-hanggodo #banjir-padang #sungai-batang-air-dingin #pengendalian-banjir

https://www.antaranews.com/berita/5782442/kementerian-pu-kerahkan-pompa-dan-ekskavator-tangani-banjir-padang