Pemprov Sumut kembangkan budidaya bawang putih seluas 9.624 hektare
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengembangkan budidaya bawang putih di lahan seluas 9.624 hektare di sembilan kabupaten di ...
(Antara) 07/10/26 19:59 11895
Ada potensi pengembangan seluas 9.624 hektare di sembilan kabupaten
Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengembangkan budidaya bawang putih di lahan seluas 9.624 hektare di sembilan kabupaten di Sumut.
"Ada potensi pengembangan seluas 9.624 hektare di sembilan kabupaten," ucap Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya usai rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan bawang putih 2026 dan persiapan 2027 bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, di Kantor Gubernur Sumut, Rabu.
Wagub menjelaskan, seluas 9.624 hektare pada sembilan kabupaten di Sumut tersebut tersebar di Samosir 5.001 hektare, Karo 2.995 hektare, dan Humbanghasundutan 411 hektare.
Kemudian, Simalungun 384 hektare, Dairi 288 hektare, Toba 234 hektare, Tapanuli Utara 198 hektare, Deli Serdang 73 hektare, dan Mandailing Natal 40 hektare.
"Sumatera Utara memiliki potensi agroklimat yang sangat baik untuk pengembangan komoditas bawang putih," tutur Surya.
Untuk mencapai hasil yang maksimal, kata Wagub, ketersediaan benih budidaya bawang putih bermutu harus benar-benar terjamin.
Selain itu, produksi harus memiliki kepastian pasar dan pembeli tetap, sementara kapasitas penangkar maupun kelompok tani juga perlu diperkuat pada sembilan kabupaten di Sumut.
"Maka dari itu produktivitas harus kita dorong untuk mencapai target 20 ton per hektare panen basah," ucap Surya.
Wagub mengatakan, Pemprov Sumut mendorong dan mengawal pengembangan bawang putih secara berkelanjutan untuk mewujudkan target kemandirian pangan.
Pemprov Sumut juga ingin peningkatan produksi berjalan seiring kepastian pasar, sehingga petani memiliki kepastian usaha dan memperoleh harga yang menguntungkan.
"Saya berharap koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kabupaten, dan Kementerian Pertanian semakin kuat, sehingga pengembangan bawang putih berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani," papar Surya.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule menyampaikan, wilayah Sumut menjadi bagian dari alokasi kawasan strategis pengembangan hortikultura nasional guna mencapai swasembada bawang putih.
Menurutnya, Sumatera Utara dinilai memiliki agroklimat dan potensi yang sangat baik untuk budidaya bawang putih.
"Pengembangan bawang putih untuk memperkuat ketersediaan dan produksi lokal. Sumut menjadi sentra pengembangan bawang putih guna mendukung swasembada pangan nasional," katanya.
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026