BBM satu harga topang ekonomi warga 3T Mahakam Ulu
Bahan bakar minyak (BBM) satu harga yang ditetapkan Pemerintah RI dan dijalankan PT Pertamina Patra Niaga, mampu menopang aktivitas ekonomi warga di daerah ...
(Antara) 25/10/26 16:32 1190130
Mahulu, Kaltim (ANTARA) - Bahan bakar minyak (BBM) satu harga yang ditetapkan Pemerintah RI dan dijalankan PT Pertamina Patra Niaga, mampu menopang aktivitas ekonomi warga di daerah terluar, tertinggal, dan terluar (3T), salah satunya Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.
"Meski jalur sungai yang biasanya menjadi andalan pengiriman terganggu di musim kemarau ini, alternatif jalur darat tetap diandalkan untuk memastikan stok BBM tidak terputus," ujar Operator Agen Premium dan Minyak Solar (APMS)/SPBU Kompak Long Pahangai, Kasnawi di Long Pahangai, Minggu.
Di Kecamatan Long Pahangai, Mahakam Ulu (Mahulu), pasokan BBM satu harga tetap terjaga lancar karena jalur darat yang bisa dimanfaatkan, sehingga menjadi penopang penting roda ekonomi warga di daerah yang masuk kategori 3T ini.
Distribusi BBM melalui jalan darat antara Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun (Mahulu) ke Long Pangai sekira 160 kilometer memerlukan kerja keras karena akses jalan masih berupa tanah, sehingga berdebu saat musim kemarau dan becek saat musim hujan.
“Stok BBM disimpan di gudang Long Bagun. Saat sungai surut, pengiriman dilakukan menggunakan mobil dengan kapasitas sekitar 1.000 liter per hari. Meski volumenya lebih kecil dibandingkan saat menggunakan jalur sungai, pasokan tetap rutin masuk sehingga warga tidak kekurangan pasokan," ujar Kasnawi.
Saat debit air sungai normal, pengiriman menggunakan perahu mampu mengangkut 6.000 hingga 8.000 liter sekali jalan dengan jadwal rutin setiap dua hari sekali. Sementara di musim kemarau, pengiriman harian menggunakan mobil untuk memastikan stok tetap tersedia setiap hari.
Kelancaran pasokan ini sangat dirasakan dampaknya oleh warga Long Pahangai, diantaranya Juk Ding, warga Kampung Liu Mulang. Ia membeli 10 liter pertalite untuk mengisi ketinting (mesin tempel untuk perahu).
Harga BBM di kawasan 3T ini sama dengan harga di kawasan perkotaan, yakni biosolar Rp6.800 per liter, pertalite Rp10.000 per liter, dan dexlite Rp24.200 per liter.
BBM satu harga membuat biaya operasional warga, mulai dari kebutuhan rumah tangga, transportasi hasil bumi, hingga aktivitas pertanian dan perkebunan, menjadi lebih terjangkau.
Tanpa adanya BBM satu harga, warga harus menanggung biaya angkut yang jauh lebih mahal, sehingga daya beli dan keuntungan hasil usaha mereka akan berkurang signifikan.
Sistem pembagian jatah melalui mekanisme rekomendasi diterapkan agar keadilan terjaga. Warga yang tinggal lebih jauh mendapatkan jatah lebih banyak dibandingkan yang berdekatan dengan pusat kecamatan. Hal ini dilakukan karena biaya transportasi mereka lebih besar.
"Satu rekomendasi untuk warga sekitar mendapat 5–10 liter, jarak sedang 10-20 liter, sedangkan yang lebih jauh kami berikan 20 liter ke atas. Kami sesuaikan dengan jarak tempuh agar semua tetap terbantu," kata Kasnawi.
Pewarta: M.Ghofar
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
#bbm-satu-harga #daerah-3t #kabupaten-mahulu #mahakam-ulu #apms-kompak
https://www.antaranews.com/berita/5810583/bbm-satu-harga-topang-ekonomi-warga-3t-mahakam-ulu