KAI Divre IV tambah 196 PJL perkuat keamanan perlintasan sebidang
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang menambah 196 tenaga Penjaga Jalan Lintasan (PJL) untuk memperkuat pengamanan di 49 ...
(Antara) 25/10/26 19:32 1206690
Bandarlampung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang menambah 196 tenaga Penjaga Jalan Lintasan (PJL) untuk memperkuat pengamanan di 49 titik perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya.
"Dengan penambahan tersebut, jumlah tenaga PJL KAI Divre IV Tanjungkarang meningkat dari sebelumnya 184 orang menjadi total 380 orang," kata Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, di Bandarlampung, Minggu.
Dia mengatakan bahwa penambahan tenaga tersebut terdiri atas 152 tenaga untuk 38 titik Jalur Perlintasan Langsung (JPL) ekstra dan 44 tenaga untuk 11 titik JPL prioritas.
"Langkah ini merupakan bagian dari upaya KAI Divre IV Tanjungkarang dalam meningkatkan pengawasan di perlintasan sebidang serta mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan," kata di.
Dia mengatakan penempatan tenaga tambahan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengamanan di sejumlah wilayah operasional, meliputi Lampung dan sebagian wilayah Sumatera Selatan.
"Kehadiran petugas diharapkan dapat memperkuat pengawasan di titik-titik perlintasan yang membutuhkan perhatian lebih," kata di.
Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa penambahan tenaga PJL merupakan salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mendukung upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang.
“Dengan penambahan 196 tenaga PJL, jumlah petugas kini mencapai 380 orang," kata dia.
Menurutnya penguatan ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan pengamanan di titik-titik perlintasan yang membutuhkan perhatian lebih.
"Kami berharap kehadiran petugas dapat mendukung keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan keamanan masyarakat saat melintasi jalur kereta api,” katanya.
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026