Ekspor perikanan Maluku mencapai Rp700 miliar hingga September 2026
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor produk perikanan asal Maluku mencapai 40,8 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp700 miliar ...
(Antara) 07/10/26 21:03 12570
Ekspor tersebut berasal dari tiga komoditas utama, yakni tuna, udang vaname, dan ikan julung-julung.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor produk perikanan asal Maluku mencapai 40,8 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp700 miliar pada periode 1 Januari hingga 23 September 2026 dengan volume mencapai 9.675,8 ton.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini, dalam siaran pers KKP, di Jakarta, Rabu, mengatakan ekspor tersebut berasal dari tiga komoditas utama, yakni tuna, udang vaname, dan ikan julung-julung.
Menurut dia, produk perikanan Maluku telah dipasarkan ke sejumlah negara, antara lain China, Singapura, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam, Arab Saudi, Malaysia, dan Korea Selatan.
Produk tersebut berasal dari 18 unit pengolahan ikan yang telah memiliki sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan terdaftar di negara tujuan ekspor.
Ishartini mengatakan seluruh produk perikanan yang diekspor telah melalui sertifikasi Badan Mutu KKP dan memperoleh Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) sebagai salah satu dokumen yang dipersyaratkan negara tujuan.
Ia menilai pemenuhan standar mutu dan keamanan pangan menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.
“Sehingga komoditas perikanan yang akan masuk rantai pasok domestik maupun ekspor khususnya, telah memenuhi standar global baik dari sisi kualitas maupun keamanan pangan atau food safety,” ujar dia.
Menurut KKP, ekspor tersebut juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan Maluku, yang tercatat mencapai 1.102 pekerja.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026