BCA: Potensi ekspor UMKM binaan di TEI 2026 capai Rp148,75 miliar

BCA: Potensi ekspor UMKM binaan di TEI 2026 capai Rp148,75 miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkirakan potensi ekspor UMKM binaan yang berpartisipasi di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 mencapai 8,32 juta dolar ...

(Antara) 26/10/26 18:43 1331968

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkirakan potensi ekspor UMKM binaan yang berpartisipasi di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 mencapai 8,32 juta dolar AS atau Rp148,75 miliar.

Potensi UMKM binaan Bakti BCA tersebut mengalami kenaikan 34,12 persen dari capaian TEI pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp110,9 miliar.

"Kami berharap partisipasi dalam TEI 2026 dapat membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan dan mendorong semakin banyak UMKM Indonesia memasuki pasar ekspor," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn, dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Perseroan memfasilitasi 12 UMKM binaannya dalam pameran yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Tangerang, Banten. Partisipasi ini bertujuan untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pembeli potensial dari pasar global.

Selama pameran, partisipasi UMKM binaan BCA di TEI 2026 mencatatkan 122 business matching dan signing nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), dengan peluang jejaring bisnis ke 20 negara tujuan.

Hera menyampaikan UMKM Indonesia memiliki kualitas dan potensi untuk bersaing di pasar global.

Oleh sebab itu, melalui BCA UMKM Go Export, perseroan mendampingi pelaku usaha secara bertahap, mulai dari meningkatkan kesiapan legalitas, sertifikasi, dan perizinan produk internasional, pembuatan company profile, katalog, hingga memperluas akses pasar dan mempertemukan mereka dengan calon pembeli.

Keikutsertaan 12 UMKM dalam TEI 2026 merupakan bagian dari rangkaian pembinaan yang telah dilakukan sebelum pameran.

Perseroan mengawali proses dengan mengurasi 148 UMKM binaan periode 2023-2025, kemudian memberikan pembekalan melalui tiga kelas inkubasi daring yang membahas pengembangan produk dan katalog ekspor B2B, strategi negosiasi harga dan sample order, serta simulasi transaksi ekspor dan pembayaran yang aman.

UMKM yang terpilih terdiri dari dua lini bisnis, antara lain food & beverages dan agriculture. Ragam produk yang diperkenalkan mulai dari kopi dan kakao, rempah dan bahan alami, hasil pertanian dan benih, mi kering dan mi instan, saus dan bumbu, sampai makanan nabati dan frozen food.

Selama pameran, BCA menyediakan booth Bakti BCA sebagai sarana promosi produk dan fasilitasi pertemuan dengan calon pembeli, atase perdagangan, serta perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Perseroan juga menyediakan fasilitas penandatanganan MoU untuk membantu membuka peluang kerja sama bisnis.

Selain memperluas akses pasar, perseroan menghadirkan solusi perbankan untuk mendukung kebutuhan usaha berorientasi ekspor, mulai dari pembiayaan modal kerja, pembayaran dari luar negeri, hingga solusi pembayaran lainnya.

Dukungan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan kapasitas bisnis sekaligus mempersiapkan kebutuhan transaksi dalam perdagangan internasional.

"Bagi BCA, perluasan akses pasar perlu berjalan seiring dengan kesiapan usaha dan dukungan finansial yang sesuai," ujar Hera.

Ia menambahkan pihaknya juga berharap partisipasi di TEI 2026 menjadi langkah awal bagi UMKM binaan untuk menindaklanjuti peluang bisnis, mulai dari negosiasi dan pemesanan hingga realisasi ekspor.

"BCA akan terus mendukung pengembangan UMKM melalui pembinaan, akses pasar, dan solusi perbankan yang relevan dengan kebutuhan usaha," kata Hera.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

#bca #bbca #umkm #umkm-bca #bakti-bca #ekspor-umkm

https://www.antaranews.com/berita/5812767/bca-potensi-ekspor-umkm-binaan-di-tei-2026-capai-rp14875-miliar