Pertamina sebut forum ASCOPE dapat percepat pengurangan emisi metana

Pertamina sebut forum ASCOPE dapat percepat pengurangan emisi metana

PT Pertamina (Persero) mengatakan, forum The 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) dapat mempercepat pengurangan emisi metana di sektor minyak dan gas bumi ...

(Antara) 26/10/26 21:53 1348935

Jika kita ingin mengurangi emisi di kawasan ASEAN, kita harus bergerak maju secara bersamaan di semua sektor tersebut,

Sanur, Bali (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) mengatakan, forum The 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) dapat mempercepat pengurangan emisi metana di sektor minyak dan gas bumi (migas).

“Saya berharap forum ini juga dapat menjadi faktor pendorong atau katalisator untuk mempercepat berbagai inisiatif pengurangan emisi,” ujar Perwakilan Divisi Keberlanjutan Pertamina Wahyu Dwi Astuti dalam forum The 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) di Sanur, Bali, Senin.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mendorong percepatan inisiatif pengurangan emisi metana adalah melalui penguatan kebijakan nasional dan pertukaran pengalaman antarnegara.

Menurut dia, upaya mitigasi perlu dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kontribusi berbagai sektor terhadap emisi di kawasan ASEAN.

"Petronas telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Mereka juga memiliki faktor pendorong yang jelas, termasuk dorongan dari regulasi nasional,” ucap dia.

Berdasarkan paparan dalam forum tersebut, sektor energi menyumbang sekitar 26 persen emisi di ASEAN, sementara sektor pertanian dan limbah menyumbang sekitar 46 persen. Adapun sektor minyak dan gas berkontribusi sekitar 10 persen dari total emisi yang dibahas dalam pemaparan tersebut.

“Jika kita ingin mengurangi emisi di kawasan ASEAN, kita harus bergerak maju secara bersamaan di semua sektor tersebut,” ujar Astuti.

Dalam kesempatan tersebut, Astuti menyampaikan Pertamina berkomitmen dalam mengurangi emisi metana. Pertamina pun mendapatkan dukungan dari para mitra, seperti Bank dunia dan JOGMEC (Japan Organization for Metals and Energy Security).

“Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari para mitra, seperti Bank dunia dan JOGMEC,” ucap Astuti.

Dalam paparannya mengenai Global Methane Tracker 2026, International Energy Agency (IEA) memperkirakan emisi metana dari sektor bahan bakar fosil mencapai sekitar 124 juta ton pada 2025.

Secara global, IEA memperkirakan upaya mitigasi emisi metana dari operasi minyak dan gas berpotensi meningkatkan ketersediaan gas di pasar hingga hampir 100 miliar meter kubik pada 2026.

Sementara itu, penghapusan pembakaran gas suar non-darurat (non-emergency flaring) berpotensi membuka tambahan volume gas sekitar 100 miliar meter kubik lagi.

“Di tengah krisis energi yang sedang berlangsung, penanganan emisi metana dapat membantu negara-negara meningkatkan keamanan pasokan gas mereka,” ujar penasihat hukum dan analis regulasi International Energy Agency (IEA) Sadhika Gulati.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#pertamina #ascope #emisi-metana

https://www.antaranews.com/berita/5813243/pertamina-sebut-forum-ascope-dapat-percepat-pengurangan-emisi-metana