Sumsel perkuat pasokan bawang merah dan cabai hadapi dampak El Nino
Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat pasokan pangan dari luar daerah melalui kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan bawang merah dan cabai ...
(Antara) 13/10/26 19:41 138675
Palembang (ANTARA) - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat pasokan pangan dari luar daerah melalui kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan bawang merah dan cabai di tengah fenomena El Nino berkepanjangan yang berdampak pada sektor pertanian.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan Bambang Pramono dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Selasa, mengatakan Sumsel mendatangkan bawang merah dari Sumatera Barat dan Jawa Tengah melalui skema kerja sama bisnis antarpelaku usaha atau business to business (B2B) sebanyak 23,02 ton.
“Sumsel mencatat pembelian komoditas bawang merah secara B2B dari Sumatera Barat dan Jawa Tengah sebanyak 23,02 ton,” katanya.
Selain bawang merah, Sumsel juga mendatangkan cabai dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan volume pembelian mencapai 38,29 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal itu guna membantu memperkuat ketersediaan pasokan di Sumsel.
Bambang menjelaskan, kerja sama antardaerah (KAD) yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan komoditas di pasar, tetapi juga menjadi salah satu upaya mengendalikan inflasi.
Hingga September 2026, terdapat delapan Kesepakatan Bersama (KSB) dan 21 Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah daerah di Sumsel dan pemerintah daerah di Jawa.
Selain memperkuat kerja sama perdagangan, TPID Sumsel bersama TPID Sulawesi Selatan juga melakukan studi tiru ke Jawa Tengah untuk mempelajari inovasi pengendalian inflasi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026