Pemkab Ngawi dorong percepatan sertifikasi benih padi unggul lokal
Pemerintah Ngawi (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur mendorong percepatan sertifikasi benih padi unggul lokal guna mempertahankan status Kabupaten Ngawi sebagai ...
(Antara) 14/10/26 12:59 153720
Ngawi (ANTARA) - Pemerintah Ngawi (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur mendorong percepatan sertifikasi benih padi unggul lokal guna mempertahankan status Kabupaten Ngawi sebagai lumbung pangan nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan.
"Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan benih padi unggul lokal memiliki legalitas resmi sesuai aturan yang berlaku, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi bagi para petani di Kabupaten Ngawi," ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Ngawi, Rabu.
Menurutnya Pemkab Ngawi telah melakukan sejumlah tahapan yang diperlukan untuk proses sertifikasi. Pihaknya menyebutkan bahwa prosedur sertifikasi benih memerlukan komitmen dan sinergi antara pemerintah daerah, pemulia benih, dan Kementerian Pertanian.
Tahapannya cukup panjang dan kompleks, meliputi pendaftaran, pembuatan demplot di lima desa di lima kecamatan, hingga pengujian terhadap hama dan kerentanan penyakit tanaman.
"Jika teknologi pertanian terus ditingkatkan, kita dapat menjaga produktivitas padi yang tinggi. Hal-hal baik seperti ini harus ditindaklanjuti dengan mekanisme sesuai aturan yang berlaku agar manfaatnya terasa bagi petani," katanya.
Adapun, varietas padi unggul lokal Ngawi ini memiliki postur tinggi dan besar menyerupai Ciherang generasi awal. Sehingga membutuhkan asupan pupuk yang lebih banyak, namun tetap mengutamakan penggunaan bahan ramah lingkungan.
Varietas tersebut berdasarkan hasil uji coba panen perdana di lahan demplot di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, mampu menghasilkan produktivitas lebih tinggi dibandingkan varietas yang selama ini biasa digunakan oleh petani.
"Penggunaan kimia sintetis secara berlebihan akan menghambat program pemerintah daerah. Maka, Kami menggunakan pendekatan Program Riset Lokasi Partisipatif (PRLP), dimana perhitungan hasil panen berdasarkan ubinan menunjukkan angka sekitar 10–12 ton per hektare," kata Bupati Ony.
Melalui konsistensi perawatan dan pemupukan organik yang terjaga, serta didukung dengan keberadaan 22.000 unit infrastruktur sumur dalam sawah bagian dari Jaringan Irigasi Air Tanah, Pemkab Ngawi berharap sertifikasi benih padi unggul lokal Ngawi dapat segera terwujud guna peningkatan produktivitas pertanian daerah setempat.
Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi mencatat produksi padi di wilayah Ngawi rata-rata per tahun mencapai 770 ribu ton gabah kering giling (GKG), yang menjadi daerah tersebut sebagai lumbung pangan nasional.
Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
#sertifikasi-benih-padi-unggul-lokal-ngawi #benih-padi-unggul-lokal-ngawi #pertanian-ngawi #ngawi-lumbung-pangan #peningkatan-produktivitas-padi-ngawi #ngaw