Pertamina SMEXPO Yogyakarta bukukan capaian Rp3,8 miliar

Pertamina SMEXPO Yogyakarta bukukan capaian Rp3,8 miliar

Ajang Pertamina SMEXPO Yogyakarta mencatatkan nilai gabungan berupa transaksi, potensi, dan kesepakatan bisnis dengan total mencapai sekitar Rp3,8 ...

(Antara) 14/10/26 19:28 159029

Jakarta (ANTARA) - Ajang Pertamina SMEXPO Yogyakarta mencatatkan nilai gabungan berupa transaksi, potensi, dan kesepakatan bisnis dengan total mencapai sekitar Rp3,8 miliar.

President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, capaian ini menegaskan peran SMEXPO sebagai platform pengembangan UMKM untuk memperluas akses pasar, membangun kemitraan strategis, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan rekapitulasi penyelenggaraan, nilai tersebut terdiri atas potensi dan kesepakatan bisnis business-to-business (B2B) sebesar Rp3.548.833.310, transaksi ritel sebesar Rp129.335.400, serta transaksi layanan Bengkel Enduro sebesar Rp5.290.000.

Angka tersebut merupakan gabungan dari transaksi yang tercatat dan nilai potensi serta kesepakatan bisnis, sehingga tidak seluruhnya dapat diartikan sebagai penjualan yang telah terealisasi.

Agus menambahkan capaian SMEXPO tidak hanya diukur dari nilai transaksi, tetapi juga dari peluang kolaborasi dan perluasan akses pasar yang tercipta bagi pelaku UMKM.

"Capaian SMEXPO Yogyakarta sebesar Rp3,8 miliar menunjukkan bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk terus berkembang ketika mendapatkan akses pasar dan peluang kemitraan yang tepat," jelasnya.

Melalui Pertamina SMEXPO, Pertamina Foundation berupaya menghadirkan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jejaring bisnis, serta membangun kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti menjadi peluang usaha berkelanjutan.

"Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong UMKM untuk terus berinovasi, meningkatkan daya saing, dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional," sebut Agus.

Nilai potensi dan kesepakatan B2B yang mencapai Rp3,55 miliar menjadi kontributor terbesar dalam capaian tersebut.

Hal ini menunjukkan pentingnya mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, mitra usaha, dan jejaring bisnis strategis agar peluang yang tercipta selama pameran dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama komersial yang berkelanjutan.

Peluang perluasan pasar juga terlihat dari keikutsertaan dua UMKM yang memiliki potensi ekspor, yakni PT Kritebar Hage Makmur melalui produk Kripik HG dan PT Allisha melalui produk Allisha Sate Ambal.

SMEXPO Yogyakarta juga turut menghadirkan inovasi produk yang mengedepankan aspek ramah lingkungan antara lain Agromina Fiber, Djati Ecocraft, Sambeliler Bag, dan Valmai Mie Organik.

Dari aspek inklusivitas, kegiatan ini juga melibatkan satu UMKM yang dimiliki penyandang disabilitas dan/atau memberdayakan penyandang disabilitas.

Menurut Agus, capaian tersebut memperlihatkan bahwa penguatan UMKM membutuhkan ekosistem yang tidak berhenti pada promosi produk.

Akses terhadap konsumen, pertemuan dengan calon mitra bisnis, pengembangan inovasi, dan peluang perluasan pasar menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan usaha.

Melalui Pertamina SMEXPO, Pertamina Foundation terus mendorong pengembangan UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat, mampu memanfaatkan peluang kolaborasi, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

"Ke depan, tindak lanjut terhadap peluang bisnis yang terbentuk diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan memperluas kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional," ujar Agus.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

#smexpo-yogyakarta #umkm-binaan-pertamina #pertamina

https://www.antaranews.com/berita/5786501/pertamina-smexpo-yogyakarta-bukukan-capaian-rp38-miliar