ASDP optimalisasi tahapan pengerjaan dermaga di Ketapang-Gilimanuk
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan strategi optimalisasi tahapan pekerjaan peningkatan infrastruktur dermaga di lintasan Ketapang (Banyuwangi.
(Antara) 14/10/26 20:03 159553
Banyuwangi, Jatim (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan strategi optimalisasi tahapan pekerjaan peningkatan infrastruktur dermaga di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) dengan memanfaatkan sumber daya secara efektif.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menyampaikan peningkatan kapasitas dermaga itu menjadi bagian dari upaya kesiapan operasional menjelang periode angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
"Langkah ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur sejalan dengan kebutuhan layanan penyeberangan yang terus berkembang, namun tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi," kata dia dalam keterangannya yang diterima di Banyuwangi, Jatim, Rabu.
Program peningkatan kapasitas dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk itu, kata Heru, direncanakan berlangsung secara bertahap pada 2026 hingga 2029.
Tahap pertama tahun ini, lanjut dia, pekerjaan difokuskan pada Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang dan Dermaga II Gilimanuk.
Kedua fasilitas dermaga tersebut ditingkatkan untuk mendukung pelayanan kapal dengan kapasitas yang lebih besar sekaligus memperkuat keandalan infrastruktur penyeberangan.
Dari sisi Pelabuhan Ketapang, Dermaga Ponton yang sebelumnya difungsikan sebagai daerah labuh jangkar memiliki kapasitas beban 10 ton dan melayani kapal dengan kapasitas 500 GRT, dan saat ini ditingkatkan menjadi dermaga movable bridge (MB) dengan kapasitas beban hingga 60 ton dengan kemampuan melayani kapal hingga 5.000 GRT.
"Untuk Dermaga II Gilimanuk (Bali) sebelumnya memiliki kapasitas beban 30 ton dan melayani kapal 2.000 GRT, ditingkatkan menjadi berkapasitas 60 ton, dengan kemampuan melayani kapal hingga 5.000 GRT," kata Heru.
Sementara General Manajer ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto menambahkan pengerjaan peningkatan kapasitas kedua dermaga telah dimulai sejak Agustus 2026.
"Untuk mengejar target penyelesaian, selain menerapkan strategi percepatan melalui optimalisasi tahapan pekerjaan pemanfaatan sumber daya secara efektif, juga penerapan metode pelaksanaan yang adaptif dan efisien, ini untuk menjaga progres pekerjaan sekaligus memastikan kesiapan fasilitas sebelum memasuki periode puncak angkutan Natal dan tahun baru," katanya.
Media menyampaikan pada Selasa (13/10/2026) terdapat 26 kapal yang tercatat dalam pengaturan operasional lintasan.
Upaya itu menjadi bagian dari kesiapan ASDP dalam menjaga kelancaran layanan selama pengerjaan peningkatan infrastruktur berlangsung.
"Kami juga memastikan operasional harian tetap berjalan dengan baik, koordinasi di lapangan, kesiapan armada dan kedisiplinan pengguna jasa menjadi faktor penting agar layanan penyeberangan tetap optimal," ujarnya.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
#asdp #peningkatan-kapasitas-dermaga #lintasan-ketapang-gilimanuk #dirut-asdp #heru-widodo #penyeberangan-ketapang-gilimanuk