PLN Lampung akselerasi program Lisdes guna pemerataan listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pemerintah daerah memperkuat sinergi ...
(Antara) 15/10/26 17:17 178574
Bandarlampung (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pemerintah daerah memperkuat sinergi untuk mengakselerasi Program Listrik Desa (Lisdes) guna mewujudkan pemerataan akses energi hingga ke pelosok wilayah.
General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko, di Bandarlampung, Kamis, mengatakan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan perdesaan, khususnya pada daerah yang memiliki tantangan geografis maupun administratif.
"Target kami bukan sekadar membangun jaringan, tetapi memastikan listrik benar-benar dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah yang belum terjangkau.
"Maka sinkronisasi dengan pemda dan Kementerian ESDM sangat penting agar kesiapan lokasi, lahan, hingga perizinan berjalan selaras," katanya.
Ia mengatakan bahwa hingga Juni 2026, Rasio Elektrifikasi (RE) PLN di Provinsi Lampung telah menyentuh angka 99,79 persen, sedangkan Rasio Desa Berlistrik (RDB) mencapai 99,85 persen.
"Meskipun telah mendekati 100 persen, perluasan jaringan terus difokuskan ke dusun dan permukiman yang belum terjamah arus listrik," katanya.
Ia mengatakan salah satu tantangan utama dalam realisasi Lisdes tahun 2026 adalah keberadaan permukiman warga di dalam kawasan hutan. Dari total 139 lokasi penugasan Lisdes tahun ini, sebanyak 25 lokasi berada di wilayah hutan yang memerlukan mekanisme perizinan dan kelengkapan administrasi khusus.
"Dukungan kepala daerah sangat krusial, terutama dalam fasilitasi penyelesaian status pemanfaatan areal permukiman di kawasan hutan sesuai regulasi yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Provinsi Lampung, I Putu Kesama P.W., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemetaan progres di setiap titik lokasi guna memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai target.
"Setiap lokasi Lisdes memiliki karakteristik dan kendala yang berbeda. Dukungan perizinan dan penyiapan lahan dari Pemda serta kementerian terkait akan sangat menentukan percepatan pembangunan di lapangan," katanya.
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026