Pemkab Bekasi mengandalkan BSH jaga pasokan irigasi pertanian utara

Pemkab Bekasi mengandalkan BSH jaga pasokan irigasi pertanian utara

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengandalkan operasional infrastruktur Bendung Sungai Hulu (BSH) guna menjaga pasokan irigasi bagi lahan pertanian di ...

(Antara) 15/10/26 19:27 180790

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengandalkan operasional infrastruktur Bendung Sungai Hulu (BSH) guna menjaga pasokan irigasi bagi lahan pertanian di wilayah utara daerah itu terutama pada musim kemarau yang terjadi sepanjang tahun ini.

"Keberadaan bendung tersebut menjadi solusi untuk menjaga ketersediaan air irigasi, terutama ketika curah hujan menurun dan lahan pertanian di wilayah utara berisiko mengalami kekeringan," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Kamis.

Ia menjelaskan BSH titik nol yang berada di perbatasan wilayah Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat dengan Desa Sukajaya di Kecamatan Cibitung memiliki kapasitas tampung hingga 200 meter kubik dilengkapi pintu-pintu yang berfungsi mengendalikan distribusi air ke sejumlah titik.

Sebanyak delapan pintu air difungsikan untuk mengendalikan aliran menuju Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) serta dua pintu pengatur aliran menuju Kali Srengseng.

"Pada musim kemarau saat ini, Bendung Sungai Hulu menjawab harapan petani di wilayah utara. Pasokan air menjangkau area persawahan sehingga kebutuhan irigasi terpenuhi dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Henri menyebutkan Bendung Sungai Hulu mampu menyuplai kebutuhan irigasi bagi sedikitnya 7.252 hektare lahan pertanian sejak mulai beroperasi pada tahun ini.

Bendung ini mengatur distribusi air sepanjang 38 kilometer yang melintasi tujuh kecamatan yakni Karangbahagia, Sukatani, Tambelang, Sukawangi, Sukakarya, Cabangbungin hingga Muaragembong dengan wilayah hilir di Desa Pantai Harapan Jaya.

Pintu-pintu air bendung tersebut kini telah difungsikan untuk mengendalikan serta membagi aliran air menuju jaringan irigasi dengan tujuan memastikan pasokan air terutama saat musim kemarau.

"Tujuan utama pembangunan Bendung Sungai Hulu untuk mengatasi kebutuhan air pada musim kemarau bagi areal pertanian seluas 7.252 hektare. Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan," ucap dia.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sukakarya Mulyana (44) mengatakan manfaat infrastruktur BSH sudah mulai dirasakan langsung petani lewat distribusi air sehingga tanam serempak dapat dilakukan meski di tengah musim kemarau.

"BSH membantu kelancaran pasokan air sehingga petani dapat melaksanakan tanam serempak tanpa khawatir kekeringan seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Ia menjelaskan sebelum pemerintah daerah membangun BSH, petani kerap bergotong royong memasang cerucuk bambu dan batu kali untuk membendung aliran Kali Cikarang agar dapat dialihkan menuju Kali Srengseng Hilir demi mempertahankan pasokan air ke lahan persawahan.

"Sekarang, meskipun musim kemarau, pasokan air tetap lancar dan masuk ke area persawahan. Petani bisa tanam serempak karena debit air sudah dapat diatur sehingga kebutuhan irigasi terpenuhi," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

#bendung-sungai-hulu #pasok-irigasi #air-sawah #kabupaten-bekasi

https://www.antaranews.com/berita/5789345/pemkab-bekasi-mengandalkan-bsh-jaga-pasokan-irigasi-pertanian-utara