Bulog Bojonegoro jaga stabilitas stok dan harga beras premium
Perum Bulog Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras premium dengan menyiapkan 200 ton beras premium merek Setra ...
(Antara) 15/10/26 19:46 180808
Masyarakat tidak perlu khawatir, karena Bulog akan terus hadir menjaga ketersediaan dan memastikan beras dapat diakses masyarakat
Bojonegoro, Jawa Timur (ANTARA) -
Perum Bulog Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras premium dengan menyiapkan 200 ton beras premium merek Setra Ramos untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.
Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro Umar Said di Bojonegoro, Kamis, menyatakan 200 ton beras premium tersebut dijual Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.900 per kilogram melalui jaringan penjualan seperti pusat perbelanjaan modern, kios di pasar, maupun Rumah Pangan Kita (RPK).
"Bulog memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap konsumsi beras premium, sekaligus menjaga keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, harga jual dan daya serap pasar," katanya.
Umar menjelaskan harga gabah saat ini cukup tinggi sekitar Rp8.000 per kilogram sehingga diperlukan kesinambungan antara pasokan bahan baku dan harga jual agar kebutuhan masyarakat tetap terjaga.
Ia menegaskan, Bulog tidak hanya memantau kondisi pasar tetapi juga mengambil langkah konkret ketika terdapat kebutuhan yang perlu segera dipenuhi.
"Upaya menstabilkan stok dan harga beras premium ini dilakukan supaya masyarakat punya alternatif mengkonsumsi beras premium," ujarnya.
Bulog Bojonegoro juga terus melakukan pemantauan stok, harga dan distribusi beras di wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas pangan, jaringan ritel, pelaku usaha pangan dan pihak terkait.
Umar menambahkan selain beras premium tersebut, Bulog Bojonegoro juga menargetkan penyaluran beras lain pada 2026 di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sejumlah 9.000 ton dan beras bantuan pangan sekitar 31 ribu ton.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena Bulog akan terus hadir menjaga ketersediaan dan memastikan beras dapat diakses masyarakat," katanya.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Muhammad Yazid
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026