Dinpanpertan Bangka kembangkan budidaya ayam lokal

Dinpanpertan Bangka kembangkan budidaya ayam lokal

Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan budidaya ayam lokal jenis Ayam Merawang untuk ...

(Antara) 16/10/26 12:54 197024

Sungailiat (ANTARA) - Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan budidaya ayam lokal jenis Ayam Merawang untuk mempertahan kelestarian ayam spesies Gallus-gallus dari famili Phasianidae.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinpanpertan Bangka, Krisnaningsih di Sungailiat, Jumat mengatakan, pengembangan Ayam Merawang dinilai potensial sebagai ayam dwiguna yakni penghasil telur dan daging.

"Saat ini ada sembilan ekor Ayam Merawang yang kami coba kembangkan, yakni dua ekor jantan dan tujuh ekor betina," kata dia.

Dengan jumlah indukan itu, harapan dia dapat berkembang lebih banyak sehingga memotivasi masyarakat melakukan budidaya yang sama.

"Ayam Merawang dengan kemampuan produksi telur 20 - 25 butir per bulan dengan masa produksi hampir selama tiga tahun, populasi di masyarakat mulai berkurang karena bersaing dengan jenis ayam lain yang didatangkan dari luar pulau Bangka," jelas dia.

Menurut Krisnaningsih, perawatan Ayam Merawang hampir sama dengan jenis ayam lain, namun vaksinasi rutin perlu dilakukan untuk ketahanan tubuh ayam.

Bersumber dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Babel, Kementerian Pertanian (Kementan), Ayam merawang juga memiliki bobot yang tak jauh berbeda dengan ayam lokal biasa, untuk betinanya memiliki bobot berkisar 1,32-2,5 kilogram per ekor dan untuk pejantan memiliki bobot antara 1,9-3,1 kilogram per ekor.

Dari sejarah ayam ini pertama kali dibawa oleh penambang timah dari daratan China ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda atau sekitar 300 tahun lalu.

Dalam perkembangannya, Ayam Merawang dapat beradaptasi di Desa Merawang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan menjadi ayam lokal.

Pewarta: Kasmono
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

#budidaya-ayam-merawang #populasi-ayam-merawang-berkurang

https://www.antaranews.com/berita/5790761/dinpanpertan-bangka-kembangkan-budidaya-ayam-lokal