Pertamina: BBM di Papua Pegunungan aman walaupun terdampak kabut asap
Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM di Provinsi Papua Pegunungan aman, walaupun wilayah itu terdampak kabut asap hingga mengakibatkan ...
(Antara) 17/10/26 13:54 220378
Jayapura (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM di Provinsi Papua Pegunungan aman, walaupun wilayah itu terdampak kabut asap hingga mengakibatkan terhambatnya pengiriman.
"Kami terus melakukan monitoring ketersediaan BBM serta proses distribusinya ke wilayah Pegunungan Papua karena turut terdampak kabut asap," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas kepada ANTARA, di Jayapura, Sabtu.
Menurut Ispiani, saat ini kondisi kabut asap turut mempengaruhi kelancaran distribusi BBM ke sejumlah wilayah di Pegunungan Papua, seperti Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Nduga dan Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Selama ini distribusi BBM ke wilayah tersebut hanya dapat menggunakan moda transportasi udara, sehingga kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak diantaranya Trigana Air selaku maskapai kargo yang mengangkut BBM dan otorita bandara terkait izin terbang akibat kabut asap," kata Ispiani.
Menurutnya, pengiriman BBM ke Kabupaten Jayawijaya umumnya dilakukan setiap hari melalui empat kali penerbangan, namun akibat kondisi kabut asap yang mempengaruhi jarak pandang dan operasional penerbangan, frekuensi penerbangan yang dilayani Trigana Air saat ini berkurang menjadi sekitar satu hingga dua kali per hari.
Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan serta keterbatasan kapasitas angkut, mengingat pesawat juga digunakan untuk mendukung distribusi material dan logistik untuk kebutuhan penting lainnya.
Pengiriman ke Papua Pegunungan diantaranya dilakukan melalui Wamena yang terakhir dilakukan Kamis (15/10) yang terdiri dari 5 ribu liter Pertalite, 6 ribu liter Solar dan 5 ribu liter Dexlite.
"Saat ini kami memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengoordinasikan jadwal tercepat untuk kembali melakukan pengiriman guna memastikan kebutuhan BBM tetap terpenuhi," kata Ispiani.
Menurut Ispiani, hingga Jumat (16/10) ketersediaan BBM di Wamena, Kabupaten Jayawijaya tercatat 15 ribu liter Pertalite, Pertamax 2,5 ribu liter, Solar 110 ribu liter dan Dexlite 22 ribu liter.
Pewarta: Evarukdijati
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026