InJourney perkuat TJSL lewat penanganan stunting dan ARFF
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memperkuat komitmen sosialnya bagi masyarakat ...
(Antara) 08/10/26 10:27 25529
Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memperkuat komitmen sosialnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan berfokus pada penanganan stunting dan pengembangan Airport Rescue Fire Fighting (ARFF).
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi di Tangerang, Kamis menegaskan, bahwa kehadiran bandara tidak hanya berorientasi pada konektivitas dan aktivitas ekonomi, tetapi juga harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga sekitar.
"Kami ingin keberadaan bandara dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui dukungan terhadap kesehatan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Ia mengatakan, melalui program TJSL difokuskan pada bidang kesehatan, di mana, bandara meluncurkan program InJourney Airports Pangan Berdaya-Penurunan Stunting dan Pencegahan Gizi Buruk Tahun 2026.
Menurutnya, melalui program tersebut, sebanyak 4.000 porsi makanan tambahan (PMT) disalurkan kepada 140 balita berstatus gizi kurang dan sangat kurang (underweight) di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
"Distribusi bantuan tersebut dilakukan secara bertahap melalui Posyandu di delapan desa selama 28 hari," ucapnya.
Selain makanan bergizi, program ini juga dilengkapi dengan penyerahan 140 paket hygiene kit serta edukasi sanitasi, gizi seimbang, dan kesehatan keluarga yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan setempat.
Sementara itu, di bidang pengembangan sumber daya manusia, pihak bandara menjalankan program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa melalui Pelatihan dan Sertifikasi Keahlian Kebandarudaraan Basic Airport Rescue Fire Fighting (ARFF).
Sebanyak 20 peserta terpilih mengikuti program pelatihan intensif selama 30 hari di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC). Pelatihan ini dirancang untuk membekali masyarakat sekitar dengan kompetensi khusus di bidang keselamatan dan penanggulangan keadaan darurat penerbangan.
"Melalui program Cerdaskan Bangsa, kami ingin memberikan bekal yang dapat membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk berkembang dan memiliki daya saing di industri penerbangan," paparnya.
Heru menekankan bahwa seluruh rangkaian program TJSL ini mengedepankan prinsip kolaborasi lintas sektor agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
"Harapan kami, masyarakat di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat tumbuh bersama dengan keberadaan bandara. Anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, sementara masyarakat usia produktif memiliki kompetensi dan peluang yang semakin baik," kata dia.
Pewarta: Azmi Syamsul Ma\'arif
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
#angkasa-pura-indonesia #bandara-soetta #tangerang #banten #tjsl-injourney
https://www.antaranews.com/berita/5776306/injourney-perkuat-tjsl-lewat-penanganan-stunting-dan-arff