Pemprov Jateng masifkan tanam mangrove sebelum Giant Sea Wall

Pemprov Jateng masifkan tanam mangrove sebelum Giant Sea Wall

Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BOPPJ) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memasifkan penanaman pohon bakau (mangrove) di wilayah Kecamatan ...

(Antara) 08/10/26 17:23 31003

Semarang (ANTARA) - Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BOPPJ) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memasifkan penanaman pohon bakau (mangrove) di wilayah Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak sebelum proyek Giant Sea Wall dimulai.

Wakil Kepala BOPPJ Fadil Imran, di Semarang, Kamis, mengatakan bahwa penanaman mengrove tersebut akan dilakukan juga bersama masyarakat, dan rencananya akan dilakukan waktu dekat.

"Presiden sudah memerintahkan BOPPJ untuk mengoptimalkan perlindungan ekologis dan pengembangan ekonomi masyarakat di Pantura. Salah satu wilayah yang menjadi titik untuk dikelola adalah di Kota Semarang, Demak, dan Kendal," katanya saat beraudiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat maupun komunitas-komunitas menjadi penting dalam menjaga wilayah pesisir.

"Giant Sea Wall dalam konsep besarnya adalah pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, langkah yang akan dilakukan oleh BOPPJ tersebut selaras dengan program Mageri Segoro yang sudah dilakukan di seluruh pesisir Jateng.

Tercatat, panjang garis pantai di Jateng mencapai 1.127,85 kilometer, terdiri atas wilayah Pantura sepanjang 651,47 kilometer, Pansela (pantai selatan) sepanjang 343,50 kilometer, dan Karimunjawa sepanjang 132,88 kilometer.

Kawasan pesisir tentu harus dijaga karena berkaitan langsung dengan permukiman, tambak, perikanan, kawasan industri, infrastruktur, dan kehidupan masyarakat.

"Tentu saja program BOPPJ itu selaras dengan program Jawa Tengah. Kita punya program Mageri Segoro yang itu sudah melibatkan seluruh komponen masyarakat," katanya.

Khusus di kawasan Pantura, lanjut dia, tantangannya cukup kompleks, yakni bukan hanya abrasi dan erosi yang menyebabkan mundurnya garis pantai, tetapi juga banjir, rob, penurunan muka tanah, sedimentasi, dan lainnya.

Maka dari itu, kata dia, perlindungan Pantura membutuhkan penanganan yang terpadu.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#giant-sea-wall #giant-sea-wall-jateng #pantura-jateng #pantura-jawa-tengah #pantura #pantai-utara-jateng

https://www.antaranews.com/berita/5777164/pemprov-jateng-masifkan-tanam-mangrove-sebelum-giant-sea-wall