Kemenko Pangan susun peta jalan untuk dorong regenerasi petani

Kemenko Pangan susun peta jalan untuk dorong regenerasi petani

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan telah menyusun peta jalan untuk mendorong regenerasi petani dengan ...

(Antara) 08/10/26 17:43 31140

Tapanuli Selatan, Sumatera Uta (ANTARA) - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan telah menyusun peta jalan untuk mendorong regenerasi petani dengan memanfaatkan bonus demografi Indonesia.

“Roadmap (peta jalan) itu telah kami susun bersama. Jadi, mulai dari pendidikan sebagai jembatan regenerasi, kemudian strategi pendidikan sebagai fondasi regenerasi. Ini sudah kami coba susun,” ucap Hanif dalam sesi diskusi bertajuk “Kemandirian Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa” yang dipantau secara daring dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis.

Menurut Hanif, dalam melakukan regenerasi petani, yang terpenting adalah mengenalkan pertanian kepada generasi muda sejak sekolah dasar hingga menengah untuk menyiapkan generasi penggerak ketahanan pangan Indonesia.

“Sehingga pada saatnya nanti, ketertarikan kaum muda kita di dalam pertanian ini menjadi sungguh sangat penting,” kata Hanif.

Langkah tersebut diharapkan dapat menutup kesenjangan demografi di sektor pertanian. Hanif mengatakan kesenjangan demografi menjadi permasalahan yang sangat serius untuk ketahanan pangan.

Pada 2013, tutur dia, jumlah petani yang terdata di Indonesia sebanyak 31,71 juta petani. Jumlah tersebut mengalami penurunan yang cukup drastis menjadi 29,34 juta petani pada 2023.

Dari 29,34 juta petani pada 2023, Hanif mengungkapkan jumlah generasi muda hanya sebesar 21,93 persen.

Menurut dia, demografi menjadi salah satu unsur penting dari lima unsur pertanian. Selain demografi atau sumber daya manusia (SDM), unsur penting lainnya dalam pertanian adalah sebab pertanian memiliki lima unsur penting, yakni ketersediaan tanah, benih, pupuk, serta teknologi.

Hanif berharap dapat memanfaatkan bonus demografi Indonesia untuk mewujudkan ketahanan pangan, di mana sekitar 67 persen dari total penduduk Indonesia merupakan penduduk berusia produktif.

Ia pun mengatakan Presiden Prabowo Subianto sudah membantu membangun iklim pertanian yang lebih menarik. Salah satunya dengan menjaga harga di tingkat petani dan menjaga harga produk pertanian di tingkat konsumen.

“Benar, nanti seperti kita-kita akan berganti masa, berganti waktu, dan mungkin pindah alam. Tetapi bagaimana kemudian kita menghadirkan ketahanan pangan? Kesenjangan demografi ini menjadi sangat serius untuk ketahanan pangan kita. Kita tidak boleh kemudian menganggap ini wajar,” ucap Hanif.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#regenerasi-petani #kemenko-pangan #demografi-petani

https://www.antaranews.com/berita/5777229/kemenko-pangan-susun-peta-jalan-untuk-dorong-regenerasi-petani