Bulog Jatim percepat penyaluran SPHP jagung untuk pakan ternak
Perum Bulog Jatim mempercepat penyaluran jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp5 ribu per kilogram guna mendukung ...
(Antara) 08/10/26 18:47 32114
peternak tidak perlu khawatir karena secara stok jagung yang dikelola Bulog Jawa Timur sangat memadai untuk memenuhi sisa kebutuhan penyaluran jagung SPHP
Surabaya (ANTARA) - Perum Bulog Jatim mempercepat penyaluran jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp5 ribu per kilogram guna mendukung ketersediaan bahan baku pakan bagi peternak sekaligus menjaga keberlanjutan usaha peternakan nasional.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A dalam keterangannya di Surabaya, Kamis, mengatakan pagu penyaluran jagung SPHP di Jawa Timur sebanyak 133.867 ton dan sudah disalurkan ke peternak sebanyak 100.699 ton atau 75.22 persen.
Ia mengatakan stok Jagung Jawa Timur saat ini sebanyak 6.437 ton dan dalam pengiriman dari Sulsel, Sultra, Sulut dan NTB ke Jawa Timur dengan total 35.804 ton
"Jadi kami sampaikan peternak tidak perlu khawatir karena secara stok jagung yang dikelola Bulog Jawa Timur sangat memadai untuk memenuhi sisa kebutuhan penyaluran jagung SPHP," katanya.
Ia mengatakan saat ini fokus Bulog Jatim yaitu mempercepat pergerakan stok dan penyaluran kepada para peternak yang membutuhkan.
"Sehingga, tidak ada kendala distribusi yang menghambat peternak memperoleh jagung," katanya.
Selain mempercepat penyaluran SPHP, kata dia, Bulog terus menjalankan penugasan pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang bersumber dari produksi petani dalam negeri.
Pada tahun 2026, pemerintah menetapkan target pengadaan sebesar 1 juta ton, dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18-20 persen di tingkat petani dan Rp6.400 per kilogram untuk kadar air maksimal 14 persen dan standar kualitas yang dipersyaratkan di Gudang Bulog.
"Penyerapan terus dioptimalkan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan jaringan pengadaan di daerah sebagai bentuk dukungan terhadap kepastian pasar bagi petani serta penguatan cadangan jagung nasional," katanya.
Ia mengatakan, melalui penguatan pengadaan jagung dalam negeri, pengelolaan stok pemerintah, serta percepatan penyaluran jagung SPHP dengan harga Rp5 ribu per kilogram, Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan kepentingan petani dan peternak khususnya menghadapi momen akhir tahun nanti yaitu Natal dan tahun baru.
"Sinergisitas dari hulu hingga hilir ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, memperkuat keberlanjutan sektor peternakan, serta mendukung ketahanan pangan nasional," katanya.
Di sisi lain, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa percepatan penyaluran jagung SPHP merupakan bagian dari langkah konkret Bulog dalam memastikan peternak mendapatkan akses bahan baku pakan dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan jagung nasional.
“Bulog berkomitmen penuh memastikan jagung tersedia dan dapat diakses oleh para peternak dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp5 ribu per kilogram," katanya.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026