CORE: Magang Nasional perlu diperluas ke lulusan SMA/SMK

CORE: Magang Nasional perlu diperluas ke lulusan SMA/SMK

Lembaga kajian Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mendorong pemerintah memperluas program Magang Nasional kepada lulusan SMA dan SMK untuk ...

(Antara) 08/10/26 21:15 34275

CORE menilai perluasan tersebut penting karena lulusan SMA dan SMK masih mendominasi struktur pengangguran nasional

Jakarta (ANTARA) - Lembaga kajian Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mendorong pemerintah memperluas program Magang Nasional kepada lulusan SMA dan SMK untuk memperkuat transisi pendidikan ke dunia kerja.

Dalam laporan bulanan edisi Oktober 2026 yang dikutip di Jakarta, Kamis, CORE menilai perluasan tersebut penting karena lulusan SMA dan SMK masih mendominasi struktur pengangguran nasional.

Program Magang Nasional melalui platform MagangHub saat ini ditujukan bagi lulusan D3 dan S1.

Berdasarkan kajian CORE, lulusan SMA dan SMK menyumbang 50,39 persen atau sekitar 3,64 juta dari 7,22 juta penganggur nasional pada Mei 2026.

CORE merekomendasikan jalur magang bagi lulusan SMA dan SMK diintegrasikan dengan pendidikan vokasi sehingga peserta memperoleh pengalaman kerja sekaligus kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain memperluas sasaran, CORE mendorong pemerintah secara bertahap menerapkan skema berbagi biaya (cost-sharing) dengan perusahaan besar agar pembiayaan program tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program Magang Nasional Angkatan II pada 2026 memiliki kuota 150 ribu peserta dengan anggaran Rp4,2 triliun. Program tersebut memberikan pengalaman kerja selama enam bulan bagi lulusan D3 dan S1 dengan masa kelulusan maksimal satu tahun.

Peserta memperoleh uang saku setara upah minimum yang ditanggung pemerintah, jaminan kecelakaan kerja dan kematian, serta sertifikat kompetensi.

“Meski dapat menjawab hambatan syarat pengalaman kerja melalui pelatihan langsung di tempat kerja, kuota program hanya 150.000 peserta atau sekitar 2,1 persen dari 7,22 juta penganggur pada periode Mei 2026,” tulis CORE.

Sebelum memperluas kuota, CORE juga merekomendasikan pemerintah membenahi indikator keberhasilan program, dari jumlah peserta menjadi kualitas hasil, seperti tingkat retensi kerja lebih dari satu tahun, tingkat setengah pengangguran alumni, dan selisih upah alumni dengan rata-rata upah buruh nasional.

Evaluasi tersebut dapat dilakukan melalui studi penelusuran (tracer study) yang terintegrasi dengan data BPJS Ketenagakerjaan.

CORE juga mendorong standardisasi kurikulum dan kualitas mentor serta pembatasan rasio peserta terhadap karyawan untuk mencegah peserta magang menggantikan pekerja reguler.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

#maganghub #magang-nasional #core #tenaga-kerja

https://www.antaranews.com/berita/5777641/core-magang-nasional-perlu-diperluas-ke-lulusan-sma-smk