PLN: TJSL pengelasan dukung terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat
PLN telah menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelatihan Sertifikasi Welding atau Pengelasan di Desa Purbasari, Kecamatan ...
(Antara) 19/10/26 13:11 394410
Palangka Raya (ANTARA) - PLN telah menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelatihan Sertifikasi Welding atau Pengelasan di Desa Purbasari, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah yang diklaim sukses mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
"Program TJSL ini tidak hanya memberikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi pengelasan, tetapi juga mencakup dukungan peralatan dan bahan usaha, pembangunan serta pengembangan tempat usaha welding, penyediaan dukungan kelistrikan dan pengurusan legalitas usaha," kata Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat (UPP KLB) 3 Asep Asikin dihubungi dari Palangka Raya, Senin.
Dia menyampaikan pelaksanaan program ini mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,96 dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,50 dengan kategori Sangat Baik (A).
Capaian tersebut diperoleh melalui kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap program yang melibatkan 10 peserta. Tujuannya meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang pengelasan sekaligus mendorong terbukanya peluang kerja dan usaha mandiri.
Nilai SROI sebesar 1,96 menunjukkan setiap Rp1 investasi sosial dalam program tersebut diperkirakan menghasilkan manfaat sosial senilai Rp1,96 berdasarkan hasil pengukuran. Sementara itu, nilai IKM 89,50 mencerminkan tingkat kepuasan penerima manfaat terhadap pelaksanaan program.
Salah satu usaha yang memperoleh dukungan melalui program tersebut adalah UD Subur Makmur. Pengembangan tempat usaha ini diarahkan untuk mendukung pemanfaatan keterampilan pengelasan sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat setempat.
Manfaat program juga mulai terlihat dari aktivitas para peserta setelah mengikuti pelatihan. Sejumlah peserta telah mengembangkan usaha mandiri di bidang pengelasan, sedangkan peserta lainnya memperoleh pekerjaan pada perusahaan yang relevan dengan kompetensi yang diperoleh.
“Kami ingin memastikan program TJSL yang dilaksanakan PLN memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat," tegasnya.
Dia mengatakan dengan adanya peserta yang mampu mengembangkan usaha maupun memperoleh pekerjaan setelah mengikuti pelatihan menjadi salah satu bentuk keberlanjutan manfaat program.
Menurutnya, pendampingan dan dukungan pengembangan usaha menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan manfaat program agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus memberikan nilai ekonomi.
Kepala Desa Purbasari Edi Mudianto mengapresiasi program TJSL PLN yang dinilai memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan potensi ekonomi.
“Kami mengapresiasi program PLN yang telah memberikan pelatihan dan sertifikasi welding kepada masyarakat," tuturnya.
Keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Pihaknya berharap program seperti ini dapat terus memberikan manfaat dan membuka peluang bagi masyarakat Desa Purbasari.
Melalui hasil evaluasi tersebut, PLN UIP KLB terus berupaya meningkatkan efektivitas program TJSL agar tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mendorong terbukanya kesempatan kerja, pengembangan usaha mandiri dan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
#pln-uip-klb #pln-kalbagbar #tjsl-pln #csr-pln #tanggungjawab-sosial-perusahaan #pelatihan-las