Pemerintah nyatakan kedaruratan kontaminasi Cesium-137 selesai

Pemerintah nyatakan kedaruratan kontaminasi Cesium-137 selesai

Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyatakan, fase penanganan kedaruratan kontaminasi radioaktif Cesium-137 di kawasan industri Modern Cikande, Serang, ...

(Antara) 19/10/26 14:06 399810

Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa fase penanganan emergensi kedaruratan kontaminasi Cesium-137, CS-137, telah selesai

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyatakan, fase penanganan kedaruratan kontaminasi radioaktif Cesium-137 di kawasan industri Modern Cikande, Serang, Banten, telah selesai.

“Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa fase penanganan emergensi kedaruratan kontaminasi Cesium-137, CS-137, telah selesai,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Kemenko Pangan Bara Krishna Hasibuan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin.

Bara yang juga merupakan Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Cs-137 menyampaikan, upaya terpadu lintas kementerian/lembaga selama satu tahun terakhir telah menunjukkan hasil signifikan dalam pemulihan lingkungan, perlindungan kesehatan masyarakat, dan penguatan jaminan keamanan pangan bagi mitra dagang internasional.

Adapun yang menjadi capaian utama penanganan Cs-137, yakni survei radiasi yang dilakukan secara terus menerus, dekontaminasi, dan pemantauan lingkungan di kawasan industri Modern Cikande hingga radius 5 kilometer.

“Berdasarkan inspeksi BRIN dan Bapeten pada 24 September 2026 terhadap 12 lokasi yang sebelumnya terdampak, laju dosis radiasi tercatat di bawah ambang batas dan tidak ditemukan kontaminasi baru,” ucap Bara.

Dengan demikian, kawasan dinyatakan terkendali sehingga aktivitas industri dapat kembali berjalan normal.

Lebih lanjut, Bara menyampaikan Kementerian Kesehatan telah melakukan pemeriksaan terhadap 9.950 orang dengan 11 orang terdeteksi memiliki kontaminasi internal Cs-137. Kepada pihak yang terdeteksi mengalami kontaminasi, dilakukan pengobatan menggunakan Prussian Blue atau obat penawar racun dan pemantauan kesehatan dengan kondisi yang dilaporkan baik.

“Hingga saat ini, tidak ditemukan kasus baru. Pemerintah terus memperkuat fasilitas pemeriksaan dan pemantauan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ucap Bara.

Meskipun fase emergensi ini telah berakhir, tutur Bara, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cs-137 memastikan penanganan lanjutan tetap dilaksanakan sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Sebagaimana diketahui, kontaminasi Cs-137 berawal dari fasilitas smelting milik PT Peter Metal Technology (PMT).

Sumber paparan berasal dari scrap metal yang ternyata mengandung bahan radioaktif. Ketika proses peleburan berlangsung, terjadi penguapan material radioaktif yang kemudian terbawa melalui udara (airborne). Aliran udara inilah yang membawa partikel radioaktif tersebut ke berbagai titik lain di dalam kawasan industri.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#cesium-137 #kontaminasi-radioaktif #kawasan-industri-modern-cikande

https://www.antaranews.com/berita/5796265/pemerintah-nyatakan-kedaruratan-kontaminasi-cesium-137-selesai