Bio Farma catat ekspor vaksin lebih dari Rp10 triliun pada 2021-2025
PT Bio Farma (Persero) mencatat nilai ekspor vaksin lebih dari Rp10 triliun selama periode 2021-2025 yang menunjukkan kontribusi industri kesehatan nasional ...
(Antara) 20/10/26 14:00 528899
Bandung (ANTARA) - PT Bio Farma (Persero) mencatat nilai ekspor vaksin lebih dari Rp10 triliun selama periode 2021-2025 yang menunjukkan kontribusi industri kesehatan nasional terhadap kinerja ekspor Indonesia.
Direktur Komersial Bio Farma Fitri Puspadewi mengatakan produk vaksin perusahaan tersebut telah digunakan di lebih dari 150 negara di Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika melalui pengadaan institusional serta kemitraan bilateral.
“Capaian ini menunjukkan kemampuan industri kesehatan nasional untuk bersaing di pasar internasional sekaligus berkontribusi terhadap ekspor Indonesia,” kata Fitri dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa.
Menurut Fitri, jangkauan pasar internasional tersebut mencerminkan kepercayaan organisasi internasional, pemerintah, dan pemangku kepentingan kesehatan di berbagai negara terhadap produk Bio Farma.
Sejak memasuki pasar internasional pada 1997, Bio Farma telah mengekspor lebih dari 90 miliar dosis vaksin untuk mendukung program imunisasi yang melindungi masyarakat dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi.
Fitri menyebut Bio Farma hingga saat ini memiliki kapasitas produksi mencapai 3,1 miliar dosis per tahun serta portofolio 20 produk yang telah memperoleh prakualifikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya Bio Farma dalam memenuhi kebutuhan vaksin global dengan menjaga standar mutu, keamanan, dan khasiat sesuai ketentuan internasional,” katanya.
Ia menjelaskan portofolio ekspor Bio Farma mencakup vaksin bakterial, viral polio dan campak, serta bahan aktif vaksin atau vaccine drug substances untuk mendukung program pencegahan penyakit di berbagai negara.
Atas kontribusinya dalam perdagangan internasional, Bio Farma memperoleh kategori Eksportir Pemanfaat Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA).
Fitri mengatakan pemanfaatan FTA menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan pasar dan memperkuat kemitraan global.
“Kami berharap produk kesehatan Indonesia tidak hanya mampu bersaing di pasar global, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan kesehatan dan meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok kesehatan dunia,” ujar Fitri.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
#bio-farma #vaksin-bio-farma #ekspor-bio-farma #nilai-ekspor-vaksin #vaksin #vaksinasi