Pemkab Sleman selenggarakan Sleman Halal Fashion dorong IKM naik kelas

Pemkab Sleman selenggarakan Sleman Halal Fashion dorong IKM naik kelas

Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan pameran Sleman ...

(Antara) 09/10/26 19:07 53637

Industri fashion dan kriya memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah melalui perpaduan tradisi dan modernitas

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan pameran Sleman Halal Fashion & Craft (SHFC) 2026 untuk mendorong industri kecil menengah nai kelas.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Sleman, Jumat, mengatakan, inisiatif strategis ini menegaskan komitmen kuat Kabupaten Sleman dalam memperkuat ekosistem industri kreatif sekaligus memosisikan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) lokal agar mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.

"Industri fashion dan kriya memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah melalui perpaduan tradisi dan modernitas," kata Danang saat membuka Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2026 mengusung tema "Cahaya Nusantara".

Ia mengatakan, fashion bukan sekadar tentang pakaian dan penampilan. Di dalamnya terdapat gagasan, kreativitas, keterampilan, serta identitas budaya yang dapat dikemas menjadi karya bernilai.

Ia menjelaskan, di balik sebuah karya terdapat proses panjang yang melibatkan desainer, pengrajin, penjahit, hingga tenaga pemasaran yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

"Mengutip ajaran leluhur, Wakil Bupati Sleman juga mengingatkan filosofi Jawa “Ajining rogo soko busono” sebagai cerminan bahwa busana merupakan perwujudan kehormatan diri sekaligus sarana pendukung pelestarian budaya bangsa," katanya.

Rangkaian acara yang menjadi bagian terpadu dari Sleman Creative Weeks 2026 serta peringatan Hari Batik Nasional dan Hari Batik Sedunia ini dirancang bukan sekadar ajang pameran visual semata, melainkan sebagai strategi menyeluruh untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing para pelaku usaha.

Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Sleman sekaligus Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan ini dihadirkan sebagai ruang produktif bagi para pengrajin dan pelaku usaha lokal.

"Seluruh rangkaian tersebut dirancang bukan semata-mata sebagai kegiatan promosi, tetapi sebagai ruang untuk mempertemukan pelestarian budaya, kreativitas, peningkatan kapasitas IKM, perluasan jejaring, dan pengembangan pasar," katanya.

Ia juga menambahkan harapan besar agar kegiatan ini memberikan tindak lanjut nyata berupa penguatan branding, inovasi, dan kesiapan IKM untuk terus berkembang secara berkelanjutan.

Suasana pembukaan semakin semarak dan memikat perhatian pengunjung ketika Wakil Bupati Sleman bersama jajaran pimpinan Dekranasda Kabupaten Sleman dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman tampil memukau di panggung catwalk dengan mengenakan batik khas Sleman.

Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan dukungan nyata secara langsung terhadap karya-karya desainer serta pengrajin IKM lokal.

Penyelenggaraan SHFC dan JFR 2026 turut dihadiri oleh jajaran Dekranasda DIY, perwakilan Dekranasda Kabupaten/Kota se-DIY, serta desainer ternama seperti Ella Muwafiq.

Ia mengatakan sinergi lintas sektor ini menjadi wujud kontribusi nyata Kabupaten Sleman dalam memperkuat ekosistem batik dan mendukung Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia.

"Pameran SHFC 2026 sendiri berlangsung hingga 11 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap produk fashion, batik, dan kriya lokal semakin dikenal luas, mampu menjangkau pasar yang lebih besar, serta memperkuat kontribusi IKM terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan industri kreatif daerah," katanya.

Pewarta: Sutarmi
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#sleman-halal-fashion #sleman #dekranasda #ikm-naik-kelas

https://www.antaranews.com/berita/5778993/pemkab-sleman-selenggarakan-sleman-halal-fashion-dorong-ikm-naik-kelas