Khofifah-Emil minta Kementerian ESDM pastikan pasokan BBM di Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ...
(Antara) 20/10/26 19:58 560670
Saya bersama Mas Emil ini sebetulnya ingin mendapatkan penjelasan dan kepastian bahwa pasokan BBM, terutama Biosolar dan Pertalite aman sampai di SPBU. Jika stok kita aman, mohon ketersedian dan distribusi juga harapannya semua betul-betul lancar dan
Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM), terutama Biosolar dan Pertalite, hingga ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
"Saya bersama Mas Emil ini sebetulnya ingin mendapatkan penjelasan dan kepastian bahwa pasokan BBM, terutama Biosolar dan Pertalite aman sampai di SPBU. Jika stok kita aman, mohon ketersedian dan distribusi juga harapannya semua betul-betul lancar dan aman," ujar Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Selasa.
Khofifah Indar Parawansa bersama Emil Elestianto Dardak bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika di Jakarta. Juga hadir Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman serta jajaran PT Pertamina Patra Niaga.
Khofifah mengatakan, kepastian stok di depo atau terminal BBM harus diikuti kelancaran distribusi hingga SPBU, menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Menurut dia, gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
"Jadi misalnya kalau sampai Biosolar itu susah di SPBU, maka dampaknya akan sangat terasa bahkan sampai ke nelayan," katanya.
Khofifah meminta pengawasan distribusi diperketat, termasuk menindak tegas dugaan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi.
Ia juga mengusulkan penambahan tim pengawasan untuk mengantisipasi penimbunan dan pembelian dalam jumlah besar yang berpotensi disalahgunakan. Selain itu, pemantauan digital perlu diimbangi pengecekan langsung di lapangan.
Khofifah menyebut masih ditemukan papan pengumuman di SPBU yang menyatakan Solar sedang dalam perjalanan meskipun informasi stok menunjukkan pasokan tersedia.
Ia meminta pemerintah pusat dan Pertamina menyampaikan informasi terkini mengenai kendala distribusi agar pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan akurat kepada masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan, kementeriannya telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Pertamina untuk memastikan stok BBM memadai hingga tingkat SPBU.
“Sesuai pembahasan dengan Ibu Gubernur, kami telah berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina untuk memastikan bukan hanya stok di Fuel Terminal atau depo, tetapi di masing-masing SPBU harus segera dalam keadaan aman dan memadai,” katanya.
Upaya percepatan dilakukan melalui penambahan pasokan menggunakan kapal ke sejumlah depo di Jawa Timur, pengerahan 21 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter, serta penambahan jam operasional depo menjadi 24 jam.
Ahmad Erani menegaskan, koordinasi dengan Pemprov Jawa Timur dan Pertamina akan terus dilakukan untuk memulihkan kelancaran distribusi dan memastikan pasokan BBM di seluruh SPBU kembali aman.
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026
#pemprov-jatim #pasokan-bbm-jatim #kelancaran-bbm-jatim #khofifah-indar-parawansa #bbm-langka #emil-dardak