DJP Kalselteng catat penerimaan pajak di Kalsel Rp9,93 triliun
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) mencatat realisasi penerimaan pajak di Provinsi Kalimantan ...
(Antara) 20/10/26 21:39 569939
Partisipasi dan kepatuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan penerimaan negara.
Banjarmasin (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) mencatat realisasi penerimaan pajak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sebesar Rp9,93 triliun hingga 30 September 2026.
“Jumlah ini mencapai 65,49 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp15,16 triliun, dengan pertumbuhan positif sebesar 27,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Kepala Kanwil DJP Kalselteng Anton Budhi Setiawan saat acara Publikasi Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Assets and Liabilities Committee (ALCo) Regional Kalimantan
Selatan, di Banjarmasin, Selasa.
Anton menyampaikan pertumbuhan positif penerimaan pajak mencerminkan upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan pelayanan, pengawasan kepatuhan, serta edukasi perpajakan kepada masyarakat.
Dia menyebut pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 27,33 persen di Kalsel menjadi capaian positif yang perlu terus dijaga.
Pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan penerimaan negara melalui peningkatan kualitas pelayanan dan pengawasan yang efektif, dengan tetap mengedepankan pendekatan edukatif kepada wajib pajak.
“Partisipasi dan kepatuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan penerimaan negara,” ujar Anton.
Secara keseluruhan, penerimaan pajak di wilayah kerja Kanwil DJP Kalselteng yang mencakup Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mencapai Rp16,63 triliun atau 65,54 persen dari target sebesar Rp25,37 triliun.
Realisasi tersebut tumbuh 26,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, total penerimaan pajak se-Kalimantan tercatat sebesar Rp40,29 triliun atau 61,69 persen dari target sebesar Rp65,31 triliun.
Jumlah tersebut memberikan kontribusi sebesar 2,86 persen terhadap penerimaan pajak nasional yang mencapai Rp1.406,43 triliun.
Berdasarkan kinerja unit vertikal di Provinsi Kalimantan Selatan, KPP Madya Banjarmasin mencatat realisasi penerimaan tertinggi sebesar Rp6,91 triliun atau 70,34 persen dari target, dengan pertumbuhan sebesar 38,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian tersebut menjadikan KPP Madya Banjarmasin sebagai salah satu penopang utama penerimaan pajak di Kalimantan Selatan.
Pewarta: Firman
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026