PGE Kamojang tepis isu kerusakan hutan lewat operasi zero waste
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Kamojang mematahkan anggapan kerusakan lingkungan akibat proyek panas bumi dengan menerapkan sistem operasi ramah ...
(Antara) 20/10/26 23:34 580198
Bandung (ANTARA) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Kamojang mematahkan anggapan kerusakan lingkungan akibat proyek panas bumi dengan menerapkan sistem operasi ramah lingkungan berbasis zero waste.
"Bicara Kamojang, sekarang wilayah konsesi kami itu 45.000 hektar. Yang kami pakai saat ini lebih kurang 110 hektar. Artinya hanya 0,2 persen untuk lima pembangkit sebesar 235 megawatt," kata General Manager PGE Area Kamojang Albertus Novi Purwono di Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa.
Penggunaan lahan yang terbilang sangat minim tersebut dapat dicapai berkat penerapan teknologi pemboran berarah (directional drilling) pada puluhan sumur produksi.
"Di permukaan jarak antarsumur sekitar tujuh meter. Tetapi di dalam, dia tidak hanya tegak, tapi ke segala arah, ke seluruh penjuru mata angin," ujar Novi.
Melalui metode pemboran tersebut, sebanyak 98 sumur panas bumi di area Kamojang dapat dikelompokkan hanya ke dalam 38 klaster sehingga area permukaan hutan yang perlu dibuka menjadi sangat terbatas.
Selain efisiensi lahan, PGE Kamojang juga menerapkan sistem sirkulasi tertutup (closed-loop system) untuk mengembalikan fluida yang telah digunakan memutar turbin kembali ke dalam perut bumi.
"Siklusnya ini tertutup. Air dipanaskan jadi uap, uap mutar turbin, lalu didinginkan kembali untuk diinjeksikan lagi ke sumur injeksi," kata Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho.
Andi menjelaskan bahwa seluruh lumpur pemboran ditampung dalam kolam penampungan (pond) untuk diinjeksikan kembali, sedangkan sisa pemboran (cutting) dimanfaatkan menjadi bahan bangunan.
Di samping itu, perusahaan juga memiliki kewajiban mereboisasi lahan secara sepadan dengan mengganti setiap hektar area yang dibuka menggunakan lahan baru di lokasi lain untuk dikembalikan menjadi kawasan hutan.
Jika proses pemboran sudah selesai dan sumur uap sudah beroperasi, PGE akan berusaha mengembalikan fungsi hutan di area sumur agar pepohonan yang tumbuh bisa menjadi resapan untuk menangkap air hujan.
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026