Bulog dukung GPM nasional demi akses pangan terjangkau di 38 provinsi
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan dukungan terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) nasional di 38 provinsi untuk memperluas akses pangan ...
(Antara) 22/10/26 13:06 782969
Kami dari Bulog mendukung penuh program Gerakan Pangan Murah secara nasional ini dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan dukungan terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) nasional di 38 provinsi untuk memperluas akses pangan terjangkau serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
"Kami dari Bulog mendukung penuh program Gerakan Pangan Murah secara nasional ini dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
GPM Nasional diselenggarakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Daerah, Perum Bulog, dan ID FOOD dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2026 dengan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Dalam pelaksanaannya, Rizal hadir langsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang menjadi salah satu titik pelaksanaan GPM serentak.
GPM di wilayah itu dipusatkan di dua lokasi, yakni Kantor Kecamatan Tallo dan kawasan PD Pasar Makassar Raya. Kegiatan itu menghadirkan 27 tenda penjualan komoditas pangan yang melibatkan berbagai mitra dan pelaku usaha lokal.
Rizal menegaskan dukungan penuh perusahaan BUMN pangan tersebut terhadap pelaksanaan GPM nasional sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan pelaksanaan GPM di 38 provinsi, Bulog menyiapkan pasokan beras maupun minyak goreng sesuai kebutuhan masing-masing titik kegiatan. Namun untuk beras pasokan disiapkan dengan rata-rata alokasi sekitar 4 ton beras per lokasi.
Menurutnya, penyelenggaraan GPM secara serentak hingga ke tingkat daerah mencerminkan kuatnya kolaborasi pemerintah dalam menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan serentak dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote, bahkan hingga ke kecamatan-kecamatan, agar dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh Indonesia," ujar Rizal.
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan program Bulog Peduli melalui penyaluran 300 paket beras premium serta pembagian 1.000 voucher belanja dari ID FOOD.
"Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, melalui program Bulog Peduli perusahaan itu menyalurkan 300 paket beras premium dengan kemasan masing-masing 5 kilogram atau setara 1,5 ton," ucapnya.
Bantuan tersebut dialokasikan sebanyak 100 paket bagi masyarakat di Kecamatan Tallo serta 200 paket bagi masyarakat di Kelurahan Barabaraya Utara dan Kelurahan Maradekaya.
Selain itu, ID FOOD membagikan 1.000 voucher belanja senilai Rp15.000 per lembar dengan total nilai Rp15 juta. Sebanyak 400 voucher dialokasikan di Kecamatan Tallo dan 600 voucher di kawasan PD Pasar Makassar Raya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.
Pelaksanaan GPM di Makassar turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadirkan beragam produk pangan lokal dan olahan.
Partisipasi tersebut tidak hanya memperluas pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang pemasaran bagi pelaku usaha daerah dan mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Penyelenggaraan GPM Nasional dalam momentum Hari Pangan Sedunia 2026 mengusung semangat "Berinovasi Kini, Menjaga Pangan Masa Depan" yang menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan dalam pengelolaan pangan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya memastikan manfaat program stabilisasi pangan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga pasokan dan harga pangan di berbagai wilayah Indonesia.
Ke depan, Perum Bulog akan terus mengoptimalkan perannya melalui penguatan pengelolaan stok, kelancaran distribusi, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan sesuai penugasan pemerintah.
Sinergi bersama Bapanas, ID FOOD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan tetap terjaga, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
#bulog #gpm-nasional #dirut-bulog #ahmad-rizal-ramdhani #akses-pangan #38-provinsi