Kadin: Rencana penghentian ekspor gas bukti keberpihakan pemerintah

Kadin: Rencana penghentian ekspor gas bukti keberpihakan pemerintah

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai rencana pemerintah mengurangi hingga menghentikan ekspor gas bumi demi memprioritaskan kebutuhan dalam ...

(Antara) 22/10/26 14:13 788640

Pemerintah menunjukkan keberpihakan dengan mengutamakan kebutuhan industri dalam negeri

Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai rencana pemerintah mengurangi hingga menghentikan ekspor gas bumi demi memprioritaskan kebutuhan dalam negeri merupakan bukti keberpihakan pemerintah terhadap industri nasional.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin mengatakan, kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam mengatasi kendala pasokan gas yang selama ini dihadapi industri nasional.

“Pemerintah menunjukkan keberpihakan dengan mengutamakan kebutuhan industri dalam negeri,” ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Menurut Saleh, ketersediaan gas yang memadai dan berkelanjutan merupakan faktor penting untuk meningkatkan kapasitas produksi, menarik investasi, memperkuat daya saing manufaktur, serta menciptakan lapangan kerja.

Ia menilai, pemerintah sudah selayaknya memprioritaskan kebutuhan gas untuk industri dalam negeri agar sektor manufaktur dapat meningkatkan produksi, menciptakan nilai tambah, dan memperluas penyerapan tenaga kerja.

"Sebagaimana kita ketahui saat ini industri dalam negeri pengguna gas justru kesulitan mendapatkan pasokan gas, jadi langkah opsi menyetop ekspor gas ke negara tetangga adalah langkah yang sangat tepat , berarti pemerintah telah berpaling mengutamakan kebutuhan dalam negeri," ujar Saleh.

Saleh juga mengapresiasi respons cepat Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

Dukungan terhadap rencana tersebut juga disampaikan Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Edy Suyanto.

Dirinya dikonfirmasi menyebut kebijakan prioritas gas untuk kebutuhan domestik sangat dinantikan oleh industri keramik yang membutuhkan gas sebagai sumber energi dalam proses pembakaran bersuhu tinggi.

Menurut Edy, kepastian pasokan gas dengan harga kompetitif menjadi modal penting bagi industri keramik untuk meningkatkan utilisasi pabrik dan melanjutkan rencana ekspansi yang sebelumnya terkendala.

“Inilah kebijakan yang telah lama kami tunggu dan harapkan sebagai industri penerima HGBT. Industri keramik akan kembali bergairah dan siap melanjutkan tahapan ekspansinya,” kata Edy.

Ia berharap tambahan pasokan gas dapat memperkuat industri keramik sekaligus memberikan efek berganda bagi sektor lain, seperti konstruksi, properti, transportasi, dan industri bahan baku.

“Berikan kami gas, kami ciptakan multiplier effect dan dukung pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#kadin #penguatan-ekonomi #pemajuan-industri #asaki

https://www.antaranews.com/berita/5804241/kadin-rencana-penghentian-ekspor-gas-bukti-keberpihakan-pemerintah