Menteri PU: KSPEAN Wanam untuk perkuat ketahanan pangan nasional
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan bahwa pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam, Kabupaten ...
(Antara) 12/10/26 17:35 115977
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan bahwa pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan merupakan bagian dari upaya membuka lumbung pangan baru untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Visi Presiden Prabowo adalah kita wajib memiliki cadangan pangan. Kondisi global dengan berbagai ketidakpastian membuat kita harus mengejar keberlanjutan. Karena itu, kawasan seperti Wanam ini harus kita siapkan,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dirinya menegaskan bahwa langkah Presiden Prabowo Subianto untuk pengembangan Wanam sangat tepat, karena merupakan salah satu upaya membuka lumbung pangan baru untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia perlu memiliki cadangan pangan dan sumber produksi yang berkelanjutan.
Dalam konteks geografis, Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas, seluas kurang lebih 20-30 negara di Eropa. Membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, menyebabkan kondisi iklim dan tantangan pengelolaan air berbeda-beda antardaerah.
Pada waktu yang sama, sebagian wilayah dapat mengalami kekeringan dan krisis air, sementara wilayah lainnya menghadapi banjir, sedangkan daerah lain berada dalam kondisi normal.
Dalam menopang kebutuhan pangan nasional, Presiden Prabowo Subianto mendorong pemerataan pengembangan sentra swasembada pangan, termasuk di luar Pulau Jawa, salah satunya adalah pengembangan KSPEAN Wanam di Papua Selatan.
Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat infrastruktur di KSPEAN yang terpusat di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut harus mampu memberikan manfaat langsung bagi petani, terutama dengan menekan biaya produksi sehingga hasil yang diperoleh dapat semakin optimal.
Pembangunan infrastruktur strategis, mulai dari jaringan irigasi, pengendalian banjir, hingga jalan, terus menunjukkan progres positif guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026