Mendagri dorong penguatan operasi pasar jaga harga pangan akhir tahun
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong operasi pasar pangan terus diperkuat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, guna menjaga stabilitas ...
(Antara) 26/10/26 15:08 1312080
Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong operasi pasar pangan terus diperkuat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia secara merata.
Menurut Tito penguatan operasi pasar penting dilakukan di seluruh Indonesia karena sebagai langkah utama menjaga stabilitas harga pangan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada akhir tahun.
"Operasi pasar (harus) terus dilanjutkan oleh Badan Pangan Nasional, Bulog, dan lain-lain," kata Mendagri dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Pangan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin.
Tito menekankan pemerintah telah memiliki data daerah beserta komoditas yang membutuhkan intervensi sehingga pelaksanaan operasi pasar dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan efektif secara nasional.
Ia menegaskan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, serta pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi agar distribusi pangan berjalan lancar dan gejolak harga dapat segera dikendalikan bersama.
Dia menilai peningkatan permintaan pangan menjelang Natal dan tahun baru merupakan kondisi rutin sehingga langkah antisipatif harus dilakukan lebih awal melalui koordinasi lintas sektor nasional.
"Datanya clear di kabupaten mana saja itu lengkap kita memiliki data dan komoditasnya apa saja yang perlu dilakukan operasi pasar di tempat itu," tutur Tito.
Selain operasi pasar, Mendagri mendorong penyaluran bantuan sosial tunai, bantuan non tunai, serta bantuan pangan untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode permintaan meningkat nasional.
Tito juga meminta pemerintah daerah memanfaatkan kemampuan fiskal masing-masing dalam mendukung bantuan sosial sehingga perlindungan masyarakat dapat berjalan lebih luas dan merata di berbagai wilayah.
Ia menegaskan koordinasi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pengendalian inflasi karena setiap wilayah memiliki karakteristik kebutuhan serta komoditas pangan yang berbeda sepanjang tahun.
Tito berharap langkah terpadu tersebut mampu menjaga pasokan, memperlancar distribusi, serta mengurangi tekanan harga ketika mobilitas masyarakat meningkat selama libur akhir tahun.
Kebijakan pengendalian harga akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan lapangan sehingga setiap intervensi dapat disesuaikan dengan kondisi pasokan maupun kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Tito meyakini sinergi seluruh kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional tetap kuat menghadapi akhir tahun.
Di tempat yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan pasokan beras nasional aman menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 dengan cadangan beras pemerintah (CBP) sekitar 4,5 juta ton serta produksi dalam negeri tetap berlanjut stabil.
“Pangan kita khususnya beras yang menjadi pangan strategis selama dua tahun pemerintahan saat ini swasembada berkelanjutan. Tahun lalu tidak impor, tahun ini juga tidak impor. Insya Allah stok kita aman, aman sampai bulan Juli. Stok kita tertinggi sepanjang sejarah saat ini,” kata Amran.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
#mendagri #penguatan-operasi-pasar #harga-pangan #akhir-tahun #natal #tahun-baru