Barantin dorong transformasi sistem perkarantinaan nasional

Barantin dorong transformasi sistem perkarantinaan nasional

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding mendorong transformasi sistem perkarantinaan nasional menuju layanan yang lebih modern, ...

(Antara) 15/10/26 17:03 178394

Bekasi, Jawa Barat (ANTARA) - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding mendorong transformasi sistem perkarantinaan nasional menuju layanan yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan perdagangan serta biosekuriti global.

"Perdagangan antarnegara semakin kompleks, perpindahan manusia dan barang semakin cepat, dan perubahan iklim terus mempengaruhi kehidupan kita. Dalam situasi seperti ini, peran karantina menjadi semakin penting," kata Karding di Bekasi, Jawa Barat, Kamis.

Hal itu dikatakan Karding, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Karantina Indonesia 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Karding, perubahan pola perdagangan, meningkatnya mobilitas manusia dan barang, hingga perubahan iklim membuat tantangan perkarantinaan semakin kompleks. Karena itu, fungsi karantina tidak cukup hanya berada di pintu masuk dan keluar untuk mengawasi lalu lintas komoditas.

"Kami bertugas melindungi negeri ini, menjaga kesehatan masyarakat, kelestarian sumber daya alam, dan ketahanan pangan, sekaligus memfasilitasi produk-produk pertanian, perikanan, dan kehutanan Indonesia menembus pasar dunia. Tidak boleh ada bottleneck , tetapi harus bisa mempermudah akses perdagangan ke negara tujuan," ujarnya.

Dalam Rakornas tersebut, Barantin memprioritaskan sejumlah agenda pembenahan, mulai dari penguatan sistem pengamanan hayati yang terintegrasi, pengembangan ekosistem digital, pembangunan dan revitalisasi laboratorium, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Menurut Karding, penguatan tersebut diperlukan agar layanan karantina dapat berjalan lebih cepat, akurat, transparan, dan tetap mampu menjalankan fungsi pelindungan. Digitalisasi menjadi salah satu bagian penting karena lalu lintas komoditas membutuhkan pelayanan yang semakin terintegrasi dengan sistem perdagangan.

Sementara penguatan laboratorium sesuai standar internasional diperlukan untuk mendukung pemeriksaan dan diagnostik yang menjadi dasar pengambilan keputusan dalam tindakan karantina.

Di sisi lain, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting agar petugas mampu menghadapi ancaman hama dan penyakit yang terus berkembang (mutasi), sekaligus memahami dinamika perdagangan internasional.

"Kehadiran karantina harus menjadi mitra strategis yang melindungi sekaligus memudahkan masyarakat dan pelaku usaha. Kekuatan kita terletak pada kebersamaan, sinergi pusat dan daerah, serta kolaborasi seluruh unsur organisasi," kata Karding.

Rakornas 2026 diikuti jajaran pimpinan pusat serta perwakilan unit pelaksana teknis Barantin dari 38 provinsi.

Forum tersebut digunakan untuk refleksi dan mengevaluasi kinerja organisasi, menyamakan arah kebijakan pusat dan daerah, serta menyusun langkah penguatan sistem perkarantinaan nasional.

Rakornas juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Karantina ke-149 yang mengusung tema “Dari Penjaga Gerbang ke Diplomasi Ekonomi, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

#rakornas-barantin #ekonomi #pertumbuhan-ekonomi #karantina

https://www.antaranews.com/berita/5788617/barantin-dorong-transformasi-sistem-perkarantinaan-nasional