Perumnas gandeng Paramount kembangkan kawasan hunian bagi masyarakat
Perum Perumnas menggandeng PT Paramount Enterprise International dalam rangka pengembangan kawasan hunian bagi masyarakat.Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum ...
(Antara) 17/10/26 06:45 213630
Perumnas memiliki portofolio lahan strategis di berbagai wilayah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Jakarta (ANTARA) - Perum Perumnas menggandeng PT Paramount Enterprise International dalam rangka pengembangan kawasan hunian bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan kolaborasi dengan berbagai mitra merupakan bagian dari strategi Perumnas untuk mempercepat optimalisasi aset, sekaligus menghadirkan pengembangan hunian yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Perumnas memiliki portofolio lahan strategis di berbagai wilayah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Melalui kolaborasi dengan mitra yang memiliki kompetensi, pengalaman, jaringan, serta kapasitas investasi, kami ingin memastikan potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan hunian yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Imelda dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu.
Perum Perumnas terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pengembangan kawasan serta penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi aset, pengembangan kawasan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
Peran Perumnas dalam mendukung agenda penyediaan perumahan nasional semakin diperkuat dengan ditetapkannya 14 lokasi proyek Perumnas sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026.
Lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah dengan luas lahan 1.700 hektare dengan potensi pengembangan sekitar 127 ribu unit hunian yang mencakup beberapa jenis pengembangan, mulai dari kawasan perumahan skala besar, hunian berbasis Transit-Oriented Development (TOD), hunian vertikal perkotaan, hingga revitalisasi kawasan hunian.
Untuk mempercepat pengembangan kawasan hunian sekaligus mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki, Perumnas terus membuka peluang kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama antara Perum Perumnas dan PT Paramount Enterprise International.
Kerja sama yang berfokus pada penjajakan pengembangan kawasan hunian tapak di lahan strategis Perumnas tersebut, secara resmi dimulai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Plt Direktur Utama Perum Perumnas dan Presiden Direktur PT Paramount Enterprise International.
Melalui Nota Kesepahaman ini, Perumnas dan PT Paramount Enterprise International akan menjajaki skema kerja sama pengembangan kawasan hunian tapak, termasuk potensi Kerja Sama Operasional (KSO), pada sejumlah proyek strategis Perumnas seperti Maros, Parayasa, dan Maja.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang masuknya investasi dari berbagai mitra strategis, sehingga pengembangan kawasan hunian dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan. Kerja sama antara Perum Perumnas dan PT Paramount Enterprise International dalam pengembangan kawasan hunian tersebut ditargetkan akan menghasilkan lebih dari 14.000 unit hunian pada lahan seluas lebih dari 200 hektare yang tersebar ke dalam tiga lokasi proyek strategis Perumnas.
Pengembangan kawasan hunian pada lokasi proyek strategis Perumnas merupakan salah satu pendekatan penting dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Optimalisasi lahan yang telah berada di kawasan perkotaan strategis memungkinkan penyediaan hunian dilakukan dengan memanfaatkan infrastruktur dan konektivitas yang telah tersedia, sekaligus membuka peluang terciptanya kawasan hunian yang lebih produktif.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan aset, meningkatkan kapasitas penyediaan hunian rakyat, serta mendukung terciptanya kawasan hunian yang berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Perumnas untuk menjaga keseimbangan antara mandat mengembangkan hunian rakyat dan keberlanjutan bisnis, dengan tetap menempatkan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai bagian penting dalam setiap pengembangan kawasan.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026