Wamen: Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat kuatkan perdagangan

Wamen: Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat kuatkan perdagangan

Wakil Menteri Perdagangan RI (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat menguatkan perdagangan, sehingga ...

(Antara) 17/10/26 21:55 227415

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan RI (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat menguatkan perdagangan, sehingga perdagangan yang dibangun bukan hanya melalui besarnya nilai transaksi saja, melainkan melalui kepercayaan yang tumbuh dari waktu ke waktu.

"Perdagangan internasional tidak selalu berjalan seperti harapan, bisa saja muncul hambatan dari negara tujuan ekspor. Namun kepercayaan yang terjalin antara pemerintah dan dunia usaha akan menguatkan perdagangan itu," kata Roro dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dalam seminar bertema “Menembus Hambatan, Menjaga Pasar Ekspor Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM): Kisah Sukses Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha”, Roro mengatakan kepercayaan lahir dengan kemampuan menghadirkan produk berkualitas, memenuhi komitmen, memahami kebutuhan mitra, dan membangun hubungan yang memberikan manfaat bagi semua pihak.

Wamendag Roro mendorong peserta seminar untuk mengoptimalkan pengalaman dalam Trade Expo Indonesia (TEI), khususnya agenda seminar dan forum bisnis.

Seminar yang dihadiri Wamendag Roro tersebut merupakan rangkaian dari Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, yang digelar pada 14--18 Oktober 2026.

Ia menyatakan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui unit kerjanya dan perwakilan perdagangan di luar negeri (perwadag) merupakan fasilitator bagi pelaku usaha.

"Pesan saya, tetap optimalkan peluang ekspor dan bangun jejaring dengan perwadag, terlebih perwadag hadir dalam TEI untuk memfasilitasi penjajakan bisnis (business matching)," ujar Wamendag Roro.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Tommy Andana menyampaikan bahwa terdapat 46 perwadag RI yang tersebar di 33 negara, termasuk atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

Perwadag RI bertugas untuk meriset pasar dan mempertemukan produk Indonesia dengan buyer di negara penempatan masing-masing.

Lebih lanjut, Tommy menyampaikan, dalam dua tahun terakhir, Kemendag berhasil mengamankan potensi penerimaan ekspor senilai lebih dari Rp8 triliun. Nilai tersebut berasal dari penanganan sebanyak 60 kasus hambatan perdagangan berupa antidumping, antisubsidi dan safeguards serta hambatan teknis perdagangan lainnya.

Beberapa keberhasilan Indonesia dalam penanganan hambatan perdagangan meliputi produk kertas, produk kaca (clear float glass), produk biodiesel, produk kimia hulu, dan produk baja nirkarat (stainless steel).

"Hambatan perdagangan yang tentu memunculkan tantangan bagi pelaku UMKM. Dengan demikian, hal tersebut perlu dihadapi dengan kerja sama semua pemangku kepentingan. Diharapkan forum bisnis ini dapat terus meningkatkan kerja sama dan koordinasi erat pemerintah dan pelaku usaha untuk membuka peluang ekspor Indonesia ke pasar dunia," kata Tomy.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#perdagangan #dunia-usaha #perdagangan-luar-negeri

https://www.antaranews.com/berita/5793869/wamen-kolaborasi-pemerintah-dan-dunia-usaha-dapat-kuatkan-perdagangan