FAO: Inovasi-keterlibatan pemuda pacu transformasi pertanian Indonesia

FAO: Inovasi-keterlibatan pemuda pacu transformasi pertanian Indonesia

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menilai inovasi hingga keterlibatan aktif generasi muda merupakan kunci utama untuk ...

(Antara) 08/10/26 19:33 32790

Jadi mungkin dalam dekade berikutnya atau lebih, saya pikir kita perlu lebih berfokus pada inovasi, digitalisasi, pembiayaan dan keterlibatan pemuda dalam pertanian

Jakarta (ANTARA) - Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menilai inovasi hingga keterlibatan aktif generasi muda merupakan kunci utama untuk mewujudkan transformasi pertanian dan pangan Indonesia.

“Jadi mungkin dalam dekade berikutnya atau lebih, saya pikir kita perlu lebih berfokus pada inovasi, digitalisasi, pembiayaan dan keterlibatan pemuda dalam pertanian,” kata Direktur FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal di Jakarta, Kamis.

Menurut Aryal, saat ini kondisi terkait pertanian dan pangan cukup menantang, baik di tingkat nasional, regional, hingga internasional.

Beberapa faktor yang memengaruhi tantangan tersebut antara lain perubahan iklim, fenomena El Nino yang lebih ekstrem, hingga minimnya ketertarikan generasi muda terhadap sektor pertanian.

Namun, ia menilai Indonesia memiliki peluang besar dari bonus demografi yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung terciptanya inovasi dan mewujudkan visi ketahanan pangan.

“Jadi kita perlu memanfaatkan populasi pemuda ini secara efektif. Di saat yang sama, minat pemuda terhadap pertanian sedang menurun. Jadi di sinilah saya pikir kita perlu bekerja baik di tingkat kebijakan maupun di tingkat praktik,” kata Aryal.

Ia menilai salah satu faktor penting dalam menarik minat generasi muda adalah dengan memastikan sektor pertanian mampu memberikan pendapatan yang laik dan berkelanjutan.

“Jadi saya pikir ini adalah tantangan kita untuk benar-benar berpikir dan bekerja sama. Bagaimana kita bisa membawa pemuda ke sektor pertanian, bagaimana kita bisa membuatnya lebih menarik, bagaimana kita bisa mendapatkan harga yang adil bagi mereka, dan bagaimana kita bisa menjamin pembiayaannya juga,” katanya.

Ia menilai pembukaan akses pembiayaan juga menjadi penting. Hal ini dapat didorong melalui pembiayaan inovatif, keterlibatan sektor swasta, hingga peluang melalui obligasi hijau (green bonds).

“Sekarang kita berbicara tentang obligasi hijau, dan mungkin nanti juga akan ada obligasi pangan (food bonds) di masa depan,” kata Aryal.

Sebelumnya, Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pemerintah telah menyusun peta jalan untuk mendorong regenerasi petani dengan memanfaatkan bonus demografi Indonesia.

Menurut dia, dalam melakukan regenerasi petani, yang terpenting adalah mengenalkan pertanian kepada generasi muda sejak sekolah dasar hingga menengah untuk menyiapkan generasi penggerak ketahanan pangan Indonesia.

“Sehingga pada saatnya nanti, ketertarikan kaum muda kita di dalam pertanian ini menjadi sungguh sangat penting,” kata Hanif.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

#fao #ketahanan-pangan #regenerasi-petani #pangan #transformasi-pertanian

https://www.antaranews.com/berita/5777440/fao-inovasi-keterlibatan-pemuda-pacu-transformasi-pertanian-indonesia