Makassar (ANTARA) - Nelayan dan masyarakat pesisir Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan merasakan manfaat besar dari program apartemen ikan yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Sulsel dengan meningkatnya hasil tangkapan.
Kepala Desa Kupa, Barru Suardi Haruna dalam keterangannya di Makassar, Jumat, menyampaikan, nelayan setempat pernah memperoleh hasil tangkapan hingga 6 ton Ikan Bakuta, sejenis Ikan Cepa dalam waktu setengah hari dan ditaksir mencapai Rp200 juta.
Program apartemen ikan itu adalah terumbu karang buatan berupa struktur bertingkat dengan sekat dan rongga yang ditenggelamkan di dasar laut. Bangunan itu menjadi rumah, tempat pemijahan serta ruang asuhan yang aman bagi larva dan anakan ikan.
Keberadaan apartemen ikan itu meningkatkan populasi ikan di sekitarnya sehingga tangkapan ikan nelayan juga meningkat.
Suardi menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Andi Sudirman atas bantuan apartemen ikan yang telah dibangun pada tahun 2025.
Menurutnya, keberadaan apartemen ikan memberikan dampak positif terhadap aktivitas penangkapan ikan dan penghasilan nelayan di wilayahnya.
Capaian ini menjadi gambaran manfaat program apartemen ikan dari Gubernur Sulsel dalam memperkuat produktivitas sektor perikanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mendekatkan manfaat pembangunan kelautan kepada nelayan
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, atas bantuan apartemen ikan. Dengan adanya fasilitas ini, penghasilan nelayan di Desa Kupa dapat meningkat,” katanya.
Salah seorang nelayan Desa Kupa, Muhammad Anas, mengatakan keberadaan apartemen ikan membantu nelayan setempat mendapatkan hasil tangkapan tanpa harus melaut terlalu jauh.
Ia berharap program serupa dapat dilanjutkan dan dikembangkan agar semakin banyak nelayan di wilayah pesisir merasakan manfaatnya.
“Alhamdulillah, kami para nelayan di Desa Kupa tidak perlu lagi pergi jauh-jauh untuk mencari ikan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan apartemen ikan ini. Manfaatnya sangat kami rasakan,” ungkapnya.
Sebelumnya, program apartemen ikan ditanam di perairan pesisir Desa Kupa, Kabupaten Barru merupakan salah satu dari 1.657 unit apartemen ikan yang telah dibangun pada tahun 2025 mencakup 13 titik lokasi di Sulsel.
Ketiga belas lokasi itu yaitu di perairan Kota Makassar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Kepulauan Selayar, Pangkep, Barru, Pulau Panikiang (Barru), Pinrang, Luwu Timur, dan Palopo. Program ini mencakup luasan total sekitar 11 hektare di sejumlah wilayah pesisir Sulsel.
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026