Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk merespons peningkatan kebutuhan dan tantangan distribusi di lapangan, sehingga pemenuhan kebutuhan energi dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Kitty menyampaikan bahwa perusahaan terus memantau perkembangan kebutuhan energi dan mengevaluasi kondisi di lapangan sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
"Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi. Kami memastikan setiap dinamika di lapangan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, dengan tetap mengedepankan keandalan layanan dan kepentingan masyarakat," katanya.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga penyaluran BBM sesuai peruntukannya.
Kitty menambahkan antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bondowoso dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi pertalite sekitar 16-20 persen dibandingkan kondisi normal.
Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya aktivitas masyarakat serta peralihan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.
Pada saat bersamaan, kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang-Banyuwangi seiring pekerjaan perbaikan dermaga turut menjadi tantangan dalam menjaga ketepatan waktu pengiriman BBM.
Untuk mendukung kelancaran pasokan di Bondowoso dan wilayah sekitarnya, ujar Kitty lagi, Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian suplai dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan, mengoptimalkan alternatif pemenuhan pasokan dari terminal terkait, serta memastikan kesiapan dan mobilisasi armada mobil tangki.
Koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi dan IT Surabaya juga diperkuat untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM.
Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pengawasan penyaluran BBM di lembaga penyalur, termasuk melalui penerapan QR code sesuai ketentuan dan antisipasi terhadap pembelian berulang yang terindikasi untuk dijual kembali dengan harga tinggi.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyaluran BBM yang tertib dan tepat sasaran.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan, serta memperoleh informasi dari kanal informasi resmi Pertamina," kata Kitty pula.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026