Pangkalpinang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung bergerak cepat mengamankan jaringan listrik di lokasi kebakaran permukiman di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, untuk mencegah bahaya kelistrikan dan mendukung pemulihan pasokan listrik secara aman.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung Ira Savitri di Pangkalpinang, Minggu, mengatakan personel PLN langsung diterjunkan sejak awal kejadian untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar permukiman yang terdampak kebakaran.
"Kita kerahkan sejumlah personel untuk bergerak cepat dalam menangani dampak kebakaran yang terjadi di permukiman warga Dusun Serdang, sejak awal kejadian, petugas PLN turun ke lokasi untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar area terdampak," kata Ira.
Ia menjelaskan, penanganan cepat tersebut bertujuan mencegah potensi bahaya kelistrikan. Setelah proses pemadaman kebakaran selesai, petugas PLN melanjutkan pemeriksaan dan penanganan jaringan listrik di lokasi terdampak.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jaringan dalam kondisi aman sebelum pasokan listrik dipulihkan secara bertahap, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas.
"Keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama PLN dalam menangani kondisi darurat, termasuk saat terjadi kebakaran yang berpotensi berdampak pada jaringan kelistrikan," ujarnya.
Ira menegaskan, keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan. Karena itu, PLN mengimbau masyarakat tidak mendekati jaringan listrik yang terdampak kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati jaringan listrik di area bekas kebakaran, menyentuh kabel yang terkelupas atau menjuntai, maupun melakukan penanganan instalasi listrik secara mandiri. Apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan, masyarakat dapat melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123," katanya.
PLN UIW Bangka Belitung terus mendukung pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak melalui penanganan terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas serta menjaga keandalan pasokan listrik.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengapresiasi respons cepat petugas PLN dalam mengamankan jaringan listrik saat kebakaran dan melanjutkan penanganan setelah api berhasil dipadamkan.
"Alhamdulillah beberapa jam setelah kebakaran PLN tetap berfungsi dengan baik, dan masyarakat yang terdampak masih bisa menggunakan listrik dari PLN. Terima kasih rekan rekan PLN yang sudah gerak cepat, semoga kalian sehat dan diberikan keberkahan dalam menjalani tugas," katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Sri Gusjaya atas respons petugas PLN dalam membantu masyarakat yang terdampak kebakaran.
"Atas nama masyarakat Babel khususnya masyarakat kita yang terkena musibah mengucapkan terima kasih yang sebesar besar nya, semoga seluruh karyawan mendapat pahala. Terima kasih rekan-rekan PLN luar biasa, ternyata bukan hanya jalan yang diterangi, tetapi hati masyarakat juga anda terangi dengan ikhlas dan baik” katanya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaporkan kebakaran di permukiman warga Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, terjadi pada Sabtu (10/10). Api diperkirakan mulai menyala sekitar pukul 15.10 WIB di lahan dekat permukiman penduduk.
Tiupan angin kencang dan kondisi lahan yang kering membuat api cepat merambat ke permukiman. Sebagian besar rumah warga berdinding papan sehingga rentan terdampak kebakaran. Api dilaporkan telah menghanguskan ratusan rumah sekitar pukul 21.10 WIB.
Berdasarkan pendataan BPBD pada Minggu pukul 09.40 WIB, kebakaran tersebut berdampak pada 600 unit rumah yang dihuni 600 kepala keluarga atau sekitar 2.400 jiwa.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta/Try Mustika
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026