Fokus utama SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 adalah menghadirkan pertemuan bisnis yang efektif dan berdampak nyata bagi seluruh peserta
Jakarta (ANTARA) - Pameran internasional SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 siap mempertemukan lebih dari 500 merek dari 13 negara dan wilayah untuk membuka peluang perdagangan, investasi serta perluasan pasar ekspor bagi industri makanan dan minuman nasional.
Ketiga belas negara dan wilayah yang menjadi peserta pameran adalah Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Prancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab dan Vietnam.
Managing Director SIAL Network ASEAN & India Henri Tan mengatakan penyelenggaraan tahun ini difokuskan pada penciptaan peluang transaksi bisnis dan kemitraan jangka panjang yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku industri, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Fokus utama SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 adalah menghadirkan pertemuan bisnis yang efektif dan berdampak nyata bagi seluruh peserta,” kata Henri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Melalui pameran ini, Henri menambahkan bahwa pihaknya akan menghubungkan para pemasok dan produsen secara langsung dengan para pengambil keputusan serta pembeli berkualitas.
Menurut dia, akses terhadap jaringan pembeli internasional menjadi salah satu kebutuhan penting bagi industri makanan dan minuman nasional agar mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di tengah persaingan perdagangan global.
Karena itu, penyelenggara menyiapkan ruang pertemuan bisnis yang memungkinkan produsen nasional menjajaki kerja sama dengan calon pembeli, distributor dan mitra usaha dari berbagai negara.
“Kami berkomitmen menyediakan platform perdagangan yang tepat untuk membangun kemitraan jangka panjang dan mendukung kemajuan industri makanan dan minuman di Indonesia," kata Henri.
SIAL Food & Drinks Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 4–6 November 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta.
Pameran pada tahun ini mencakup berbagai mata rantai industri makanan dan minuman, mulai dari penyediaan bahan baku, teknologi pengolahan, mesin pengemasan, produk makanan dan minuman, roti dan kue, kopi, teh, kakao, hingga perlengkapan dapur.
Pameran ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian UMKM sebagai bagian dari kolaborasi untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing industri nasional.
Salah satu aspek yang juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan tahun ini adalah keterhubungan industri makanan dan minuman dengan sektor transportasi serta logistik.
Untuk itu, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 akan diselenggarakan bersamaan dengan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026 di lokasi dan waktu yang sama.
Kolaborasi kedua pameran tersebut memungkinkan produsen makanan dan minuman bertemu langsung dengan penyedia layanan pengiriman, pergudangan, penyimpanan, dan teknologi rantai dingin (cold chain).
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026