Samarinda (ANTARA) - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mengandalkan lima atraksi budaya unggulan daerah untuk menembus ajang kalender pariwisata nasional Karisma Event Nusantara.
“Kelima atraksi budaya unggulan Kaltim ini telah berhasil lolos seleksi administrasi dan kurasi konten Karisma Event Nusantara,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal di Samarinda, Kamis.
Kelima agenda pariwisata daerah tersebut mencakup Balikpapan Fest, Erau Adat Kutai, Festival Adat dan Budaya Ufah, Lom Plai, serta Festival Sekerat Nusantara.
Seluruh rangkaian kegiatan kebudayaan ini, ujar dia, memadukan keindahan festival pesisir perkotaan dengan pesona tradisi ritual adat suku Dayak serta Kesultanan Kutai.
“Ajang Balikpapan Fest menghadirkan kebudayaan kontemporer kota pesisir melalui perpaduan karnaval fesyen, pertunjukan konser musik, serta pameran kriya UMKM,” ujar Faisal.
Sementara itu, Erau Adat Kutai menampilkan ritual sakral keraton Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura di Tenggarong beserta perlombaan olahraga tradisional Mahakam.
Tradisi perayaan budaya tahunan tersebut dilengkapi prosesi puncak Mengulur Naga dan Belimbur yang selalu menyedot perhatian puluhan ribu wisatawan nusantara.
“Untuk Festival Adat Ufah, masyarakat Dayak Kayan di Miau Baru, Kabupaten Kutai Timur menyajikan tarian otentik, pertunjukan musik tradisional, dan perayaan desa,” tutur Faisal.
Agenda kebudayaan berikutnya adalah Pesta Adat Lom Plai suku Dayak Wehea di Kabupaten Kutai Timur sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil panen padi.
Atraksi ritual sakral Lom Plai menampilkan tarian topeng kayu Hudoq, lomba perahu tradisional, serta penyajian hidangan kuliner lepat beras ketan.
“Sedangkan Festival Sekerat Nusantara di kawasan pantai Bengalon, Kabupaten Kutai Timur memadukan ritual syukuran laut dengan parade perahu hias nelayan,” ucap Faisal.
Keberhasilan kurasi nasional ini memperkuat pelaksanaan gerakan Di Kaltim Aja guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan serta kebangkitan ekonomi kreatif.
Dinas Pariwisata Kaltim optimistis promosi masif lima agenda kebudayaan ini mampu menggerakkan roda perekonomian warga di sekitar destinasi pariwisata.
“Kami berkomitmen untuk terus memajukan pembangunan pariwisata daerah yang berkualitas, berdaya saing, serta berdampak luas,” kata Faisal.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026