Tangerang, Banten (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) menjalin kerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara BPSDMP dan BSN yang disaksikan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dan Kepala BSN Donny Purnomo Januardhi Effyandono di Tangerang, Banten, Jumat.
Kepala BPSDMP Djatmiko Bris Witjaksono menyampaikan, kerja sama tersebut bertujuan memperkuat kualitas pelayanan di lingkungan BPSDMP melalui dukungan berupa berbagi pengalaman, konsultasi, advokasi, dan pendampingan dari BSN.
Menurut dia, BPSDMP menargetkan penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi atau Integrated Management System yang mencakup ISO 9001, ISO 21001, dan ISO 37001.
"Kami ingin menjadikan BPSDMP sebagai unit pelayanan yang memiliki standar internasional, yaitu integrated managementsystem atau sistem manajemen terintegrasi," katanya.
Penerapan standar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan seluruh satuan kerja BPSDMP agar memenuhi standar yang kompeten dan profesional.
"Untuk itu, kami di BPSDMP ingin mendapatkan dukungan, baik berupa sharing experience, bahkan juga pendampingan dari teman-teman BSN," ujar Djatmiko.
Djatmiko menambahkan, peningkatan mutu pelayanan tidak hanya ditujukan untuk memperkuat kinerja organisasi, tetapi juga mendukung kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan SDM perdagangan.
Sementara itu, Kepala BSN Donny Purnomo Januardhi menyatakan dukungannya terhadap penerapan Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi di lingkungan BPSDMP.
Ia mengatakan, integrasi sistem manajemen dapat membantu organisasi menyelaraskan berbagai proses audit dan sertifikasi yang selama ini berpotensi berjalan secara terpisah.
"Kami sangat mendukung apabila teman-teman di BPSDMP akan menerapkan sistem manajemen mutu terintegrasi. Karena selama ini kadang-kadang sertifikasi itu dipandang sebagai sesuatu yang terpisah dari sistem," ucapnya.
Menurut dia, peningkatan mutu produk menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung kemampuan produk nasional menembus pasar ekspor.
"Karena kan ketika kita berbicara perdagangan, ekspor, kita butuh pengembangan mutu. Dan pasti kita akan butuh bagaimana kita bisa merekayasa mutu produk-produk dalam negeri kita untuk bisa menembus pasar ekspor," ujarnya.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi SDM di lingkungan Kemendag.
Budi menilai, kompetensi SDM menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan ekspor nasional, kemampuan menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar internasional juga ditentukan oleh kualitas tenaga kerja yang terlibat.
"Karena kita tujuannya meningkatkan ekspor, kalau SDM-nya tidak berkompetensi ya barang-barang juga tidak bisa ekspor," kata Budi.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026