Kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU di Bali semakin landai seiring penguatan pasokan dan optimalisasi layanan
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memaksimalkan layanan pengantaran BBM atau Pertamina Delivery Service (PDS), sehingga antrean kendaraan, yang hendak mengisi BBM di sejumlah SPBU wilayah Bali semakin landai.
"Kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU di Bali semakin landai seiring penguatan pasokan dan optimalisasi layanan," kata VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, untuk mempercepat pemulihan layanan, Pertamina Patra Niaga meningkatkan kapasitas PDS, khususnya layanan penjualan Pertalite secara literan di sejumlah SPBU dengan kepadatan antrean tinggi di Kota Denpasar, Bali.
Pada saat yang sama, tambahan pasokan BBM melalui jalur laut kembali tiba untuk mendukung kelancaran distribusi kepada masyarakat.
Kitty menyampaikan perusahaan terus mengintensifkan langkah penanganan dengan mengoptimalkan seluruh jalur pelayanan dan distribusi.
Perbaikan kondisi antrean menjadi perkembangan positif, sementara upaya percepatan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar.
"Antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur landai. Kami terus memaksimalkan layanan dan memperkuat pasokan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat. Salah satu langkah yang kami tingkatkan adalah Pertamina Delivery Service, dengan titik penyaluran yang disesuaikan berdasarkan kepadatan antrean dan kebutuhan masyarakat di lapangan," ujar Kitty.
PDS menjadi salah satu fokus percepatan layanan melalui penjualan Pertalite secara literan yang menyasar pengendara sepeda motor.
Saat ini, sekitar 5.000 liter Pertalite disalurkan setiap hari melalui layanan tersebut ke sejumlah SPBU di Kota Denpasar.
Mulai Jumat ini, kapasitas layanan ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan membantu mengurai kepadatan antrean.
Menurut Kitty, penjualan dilakukan dengan batas pembelian maksimal tiga liter per pengendara sepeda motor dan pembayaran secara tunai (cash only).
Sejumlah titik layanan PDS mencakup SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, dan Imam Bonjol.
Titik penyaluran akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Dari sisi pasokan, kapal pengangkut BBM kembali tiba untuk memperkuat ketersediaan stok di Bali.
"Tambahan pasokan ini dioptimalkan melalui operasional terminal dan mobil tangki agar penyaluran ke SPBU dapat berlangsung lebih cepat sesuai kebutuhan," ucap Kitty.
Pemantauan stok dan distribusi juga terus dilakukan secara intensif untuk menjaga kesinambungan pasokan di berbagai wilayah.
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pemangku kepentingan terkait guna mendukung kelancaran distribusi serta menjaga situasi tetap kondusif.
Perusahaan juga terus mengevaluasi efektivitas langkah penanganan berdasarkan perkembangan antrean dan kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti ketentuan pembelian yang berlaku.
Masyarakat juga diharapkan memanfaatkan layanan yang tersedia serta mengikuti informasi resmi mengenai pelayanan dan distribusi BBM di wilayah Bali.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar layanan BBM di Bali dapat kembali normal," sebut Kitty.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026