Program SPHP Jagung bertujuan membantu peternak memperoleh pasokan bahan baku pakan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran
Purwokerto (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mengoptimalkan penyaluran jagung melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi peternak dengan realisasi sementara mencapai 683.850 kilogram atau 81,75 persen dari total alokasi 836.550 kilogram.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat malam, mengatakan Program SPHP Jagung bertujuan membantu peternak memperoleh pasokan bahan baku pakan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Program SPHP jagung merupakan bagian dari upaya Bulog mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan,” katanya.
Selain menjaga ketersediaan komoditas, kata dia, program tersebut diharapkan membantu peternak memperoleh bahan baku pakan dengan harga terjangkau sehingga biaya produksi dapat lebih terkendali.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen penuh memastikan jagung tersedia dan dapat diakses oleh para peternak dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp5.000 per kilogram.
Melalui program tersebut, lanjut dia, jagung disalurkan kepada peternak melalui koperasi atau asosiasi mitra kerja sama.
Ia mengharapkan penyaluran dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah dapat membantu peternak menghadapi gejolak harga bahan baku pakan di pasaran.
Menurut dia, ketersediaan jagung dengan harga terjangkau menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
“Jagung merupakan komoditas penting dalam penyediaan bahan baku pakan, khususnya bagi peternak ayam petelur yang membutuhkan pasokan secara berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan laporan realisasi SPHP jagung per 9 Oktober 2026, Bulog Kancab Banyumas memiliki alokasi sebanyak 836.550 kilogram.
Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 683.850 kilogram telah disalurkan, sedangkan sisa alokasi mencapai 152.700 kilogram.
“Penyaluran jagung SPHP tersebut dilaksanakan melalui mitra kerja sama, yakni Paguyuban Peternak Ayam Layer Purbalingga (PPALP),” katanya.
Menurut dia, mitra tersebut menjadi bagian dari upaya penyaluran jagung kepada peternak yang membutuhkan bahan baku pakan dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Dengan realisasi yang telah mencapai 81,75 persen, kata dia, Bulog Kancab Banyumas terus mengoptimalkan penyaluran sisa alokasi agar dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran.
“Langkah tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan peternak di wilayah Banyumas dan sekitarnya,” kata Prawoko.
Pewarta: Sumarwoto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026